120 tewas dalam serangan Paris

Perancis menyatakan darurat nasional setelah setidaknya 120 orang tewas dalam serangan bom dan baku tembak di Paris.

Delapan puluh orang dikabarkan tewas setelah sekelompok teroris menyerang Bataclan Concert Hall dan menyandera puluhan orang. Aksi ini berakhir ketika polisi menyerbu bangunan tersebut.

Banyak orang tewas tertembak di bar dan restoran di lima daerah lain di Paris. Delapan pelaku teror dikabarkan telah terbunuh dalam kejadian ini.

Polisi meyakini bahwa semua pelaku penembakan telas tewas, namun kurang jelas apakah ada anggota lain yang kabur setelah baku tembak.

Semua penduduk paris telah diminta untuk tetap didalam rumah, dan sekitar 1500 personil militer dikerahkan ke seluruh penjuru kota.

Motif dari penembakan ini belum dikonfirmasi, tapi satu saksi di Bataclan mengaku telah mendengar dukungan terhadap Islamic State (ISIS) dari salah satu pelaku penembakan.

“Ini salah Hollande, tidak seharusnya ia mengintervensi Syria!”, teriak orang itu, menyalahkan Presiden Perancis atas keputusannya ikut serta dalam seraangan udara terhadap ISIS.

Paris diteror selama tiga hari di awal Januari, ketika teroris islam membunuh 18 orang setalah menyerang majalah Charlie Hebdo, supermarket yahudi, dan polisi yang sedang patroli.


Daerah penembakan :

Area konser Bataclan, 50 boulevard Voltaire, 11th district — penembakan dan bom bunuh diri.

Stade de France, St Denis, bagian utara Paris — ledakan

Le Carillon bar, 18 rue Alibert, 10th district – penembakan

Le Petit Cambodge restaurant, 20 rue Alibert, 10th district – penembakan

La Belle Equipe, 92 rue de Charonne, 11th district – penembakan

La Casa Nostra restaurant, 2 rue de la Fontaine au roi, 11th district – penembakan

map of attack sites

Yang kita ketahui

Serangan di Bataclan berkapasitas 1500 orang adalah yang paling mematikan sejauh ini. Teroris menembak kearah penonton band Eagles of Death Metal.

Serangkaian serangan tidak jauh dari Place de la Republique dan Place de la Bastille terjadi ketika cafe, bar, dan restoran sedang dalam jam sibuk.

Sasaran lain adalah Stade de France, disebelah utara Paris, ketika Presiden Hollande dan 80.000 spektator lain tengah menonton pertandingan persahabatan sepakbola antara Jerman dan Perancis

Presiden langsung diamankan setelah satu dari setidaknya dua ledakan yang terjadi persis diluar stadion. Tiga penembak dikabarkan tewas disini.

Spectators invade the pitch of the Stade de France stadium after the international friendly soccer France against Germany

Dengan kacaunya situasi Paris, Hollande menyatakan kondisi darurat di TV nasional untuk pertama kalinya di Perancis sejak 2005. Keputusan ini memungkinkan pihak berwenang untuk menutup area umum dan membatasi aktifitas kota.

Dalam satu jam, pihak keamanan menyerbu area konser dan semua (empat) teroris tewas. Tiga melakukan bom bunuh diri dan satu ditembak mati.

Menurut laporan, satu pelaku lain terbunuh di jalanan di sebelah timur Paris.

Setelah tiba di area konser, Presiden Hollande menyatakan teroris akan dibasmi “tanpa ampun”.

Perdana Menteri Inggris mengaku terkejut dan akan melakukan “apapun yang bisa kami bantu”.

Rescuers evacuate people following an attack in the 10th arrondissement of the French capital Paris

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *