kamera terbaru

10 Pilihan Kamera Terbaru Untuk Pemula

“Nikon vs Canon? Mana yang merupakan pilihan kamera terbaru paling baik untuk seorang pemula?”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Kamera Terbaru Kelas Entry Level di Tahun 2017

Momen, komposisi, cahaya, merupakan komponen-komponen penting bagi seorang fotografer untuk menciptakan karya yang indah. Sementara kamera DSLR adalah alat bantu yang dimiliki oleh seorang fotografer untuk menciptakan karya tersebut.

Kami akan membantu anda yang ingin naik tingkat dari sekadar fotografer “kamera ponsel” menjadi fotografer sesungguhnya. Bagi orang-orang seperti anda, kamera DSLR entry-level adalah jawaban yang paling tepat. Pertanyaannya adalah brand manakah yang harus dipilih?

Dalam artikel ini, kami akan mengulas 9 buah kamera DSLR Nikon maupun Canon, serta 1 honorable mention DSLR produksi Pentax kelas entry level yang patut anda pertimbangkan, dari segi teknologi maupun harga.


1. Nikon D3400

“DSLR kelas entry level terbaik yang tersedia di pasaran saat ini”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Nikon DX | Layar: 3″/ 921.000 dotsKecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Warna: Hitam, Merah | Harga Baru: Rp 6.345.000,00 (kit 18-55MM) | Level: Pemula

Baterai tahan lama (1200 shots)

Autofokus single-shot yang baik

– Tidak terdapat socket mikrofon

– Belum memiliki teknologi layar sentuh

Sama seperti pendahulunya Nikon D3300, Nikon D3400 sama-sama dilengkapi bluetooth yang mempermudah transfer gambar dari kamera langsung ke perangkat pintar anda. Selain itu Nikon D3400 yang memiliki resolusi 24,2 MP dan resolusi video maksimal 1080p@60/50 fps, diklaim memiliki desain rendah daya yang dikombinasikan dengan baterai kapasitas tinggi. Hal inilah yang membuat Nikon D3400 mampu mengambil gambar sebanyak 1200 buah dalam kondisi baterai terisi penuh.

Selain itu kamera terbaru milik Nikon ini cocok dimiliki oleh anda yang baru menggeluti dunia DSLR, karena dilengkapi dengan guide mode. Fitur ini mampu memandu penggunanya untuk melakukan pengaturan-pengaturan kamera agar mendapatkan hasil yang terbaik.

Kami juga berpendapat bahwa Nikon D3400 adalah versi irit dari pendahulunya, Nikon D3300. Karena pada DSLR ini anda tidak akan menemukan socket mikrofon, A/V out, serta socket remote. Selain itu Nikon juga menghilangkan beberapa fitur dari D3400, yakni fitur autoexposure bracketing modeauto-HDR mode, HDR painting mode, dan auto-panoramic mode.

Meski demikian dilihat dari harganya yang relatif murah dibanding lawan-lawannya, kami berpendapat bahwa Nikon D3400 merupakan kamera DSLR entry level terbaik untuk dimiliki pemula saat ini.


2. Canon EOS 800D

“Pilihan DSLR kelas entry level untuk anda yang berkocek tebal.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Canon EF-S | Layar: 3″ layar sentuh/ 1.040.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 6fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 10.990.000,00 (kit 18-55MM) Warna: Hitam | Level: Pemula-Enthusiast

Layar sentuh yang baik

Sensor kamera yang baik

Fitur built in Wi-Fi

– Harga mahal

– Kualitas material plastik

Canon EOS 800D merupakan saingan terberat Nikon D3400 pada kamera DSLR entry level. Dengan resolusi yang sama kamera ini dilengkapi fitur ciamik, meliputi sistem AF 45-titik, sensor mutakhir yang mampu mengimbangi ISO tinggi, serta fitur stabilisasi gambar elektronik. Hal ini memungkinkan anda mengambil gambar dengan lebih baik. Canon juga membenahi tampilan antarmuka pirantinya sehingga EOS 800D tampak lebih ramah pengguna.

Dibanding pendahulunya, Canon EOS 750D, kamera ini dibekali rentang ISO yang lebih tinggi (ISO 51200), video fullHD @ 60/50fps, konektivitas bluetooth, dan AF 45-titik. Kamera ini juga dilengkapi built in Wi-Fi yang memudahkan pengguna untuk mentransfer gambar ke perangkat pintar. Selain itu dibandingkan dengan Canon EOS 750D, kamera ini memiliki bodi yang lebih ramping sehingga lebih nyaman digenggam.

Kekurangan EOS 800D adalah kendati  harganya yang relatif mahal, piranti ini berbahan baku plastik sehingga mengurangi penilaian kami. Namun bagi kami itulah satu-satunya kekurangan DSLR ini, sehingga kami memutuskan bahwa Canon EOS 800D merupakan DSLR entry level yang patut diperhitungkan di tahun ini.


3. Nikon D5600

“Nikon vs Canon, kamera terbaik mana yang ingin anda pilih?”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Nikon DX | Layar: 3,2″ layar sentuh/ 1.040.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50/25/24fps | Harga Baru: Rp 9.200.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam | Level: Pemula-Enthusiast

Kualitas gambar baik

Layar sentuh

Baterai tahan lama (970 shots)

Built in Wi-Fi

– AF live view lambat

– Butuh perbaikan Snapbridge

Satu lagi jajaran kamera terbaik dari pabrikan Nikon, yang kami nilai bersaing ketat dengan Canon EOS 800D di pangsa pasar DSLR entry-level ke enthusiast. Nikon D5000 sengaja diciptakan Nikon bagi anda yang ingin kendali lebih dalam menghasilkan foto yang berkualitas, sementara jajaran Nikon D3000 diciptakan bagi anda yang ingin memulai petualangan bersama DSLR dengan kocek yang terbatas.

Nikon D5600 dilengkapi layar sentuh 3,2″ dengan sistem AF 39-titik, dan resolusi 24,2 MP. DSLR ini memiliki bodi yang sedikit lebih ramping dibanding pendahulunya, Nikon D5300, sehingga lebih pas dalam genggaman. Kamera ini mampu menghasilkan gambar yang luar biasa berkat sensor APS-C CMOS tanpa OLPF (Optical Low Pass Filter). Selain itu kamera ini juga dilengkapi dengan built-in Wi-Fi serta bluetooth.

Bagi para pengguna pemula, kamera ini dilengkapi fitur mode otomatis dan scene mode yang sangat memudahkan. Kamera ini juga patut diacungi jempol berkat fitur night vision yang membuatnya mampu mengambil gambar dengan shutter speed lebih cepat dalam kondisi minim cahaya.

Nikon D5600 juga mampu mengambil 970 gambar dalam kondisi baterai penuh. Selain itu dibandingkan dengan Canon EOS 700D, kamera ini memiliki tampilan luar yang lebih unggul dengan kesan lebih solid serta lebih elegan. Sehingga kami berpendapat bahwa Nikon D5500 layak disejajarkan bersama kamera terbaik lainnya di tahun 2017.


4. Nikon D3300

“Salah satu generasi kamera terbaik yang pernah diluncurkan Nikon”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Nikon DX | Layar: 3″ 921.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 5.500.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam, Merah | Level: Pemula

Kualitas gambar yang baik

Tersedia fitur guide mode

– Tidak tersedia konektivitas bawaan

Nikon D3300 sudah sejak lama menjadi primadona bagi para fotografer pemula. Meski saat ini sudah digantikan oleh Nikon D3400, pada dasarnya kedua piranti ini memiliki fitur-fitur serta kemampuan yang serupa. Hanya saja Nikon ketika merilis D3300 belum memasangkan konektivitas bawaan pada bodi kamera, sehingga anda harus membeli adapter Wi-Fi jika ada menginginkan transfer gambar yang lebih cepat dan efisien.

Galur D3000 diusung Nikon untuk memenuhi kebutuhan anda yang menginginkan kepraktisan, kemudahan, ditunjang dengan ketersediaan lensa yang sangat banyak oleh Nikon. Tidak mengherankan jika D3000 berkali-kali menjadi kamera terbaik di kelasnya, yang pernah dirilis oleh Nikon.

Beberapa kekurangan yang masih dimiliki Nikon D3300 diantaranya adalah layar yang fixed tidak seperti lawan-lawannya saat ini, serta terbatasnya konektivitas bawaan. Namun kami tetap merekomendasikan kamera ini untuk anda mengingat harganya yang cukup bersaing, dibandingkan dengan lawan-lawannya saat ini. Kamera ini tetap bisa menjadi primadona DSLR kelas entry-level saat ini, meskipun Nikon sudah merilis versi terbarunya dengan tajuk D3400.


5. Canon EOS 750D

“Ketika insinyur-insinyur Canon memadukan sensor mutakhir dan ergonomisitas, lahirlah galur kamera terbaik kelas entry level milik Canon.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Canon EF-S | Layar: 3″ Layar sentuh /  1.040.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 9.000.000,00  (kit 18-55MM) | Warna: Hitam | Level: Pemula

Tersedia layar sentuh

Tersedia konektivitas Wi-Fi dengan NFC

– Umur baterai cenderung pendek

– Kemampuan AF kurang maksimal

Canon EOS 750D saat ini masih tetap menjadi pilihan, meskipun Canon tahun ini telah mengeluarkan seri terbarunya dengan tajuk Canon EOS 800D. Sebagaimana Nikon D3300 dan D3400, Canon EOS 750D masih dapat dipertimbangkan sebagai kamera DSLR pilihan untuk fotografer pemula.

Meskipun Canon EOS 750D menaikkan kemampuan sensornya dari 18 menjadi 24,2 MP, pabrikan Canon tidak menambah rentang sensitivitas sensor kamera ini (ISO 100-12.800). Selain itu layar di balik bodi kamera ini pun dipertahankan oleh Canon sehingga nyaris tidak ditemukan perbedaan layar antara Canon EOS 700D dengan EOS 750D.

Beberapa fitur yang baru pada kamera ini diantaranya deteksi wajah, tracking AF, flexizone multidan flexizone single mode. Selain itu pada mode live view kamera ini diklaim memiliki AF yang lebih cepat dibanding pendahulu-pendahulunya. Maka bagi anda yang baru memulai, namun memiliki kocek yang “menengah ke atas” kamera ini dapat anda pilih sebagai senjata anda saat berpetualang mencari gambar.


6. Nikon D5300

“Tetap menjadi pilihan meskipun hidup dibawah bayang-bayang sang kakak, Nikon D5600.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Nikon DX | Layar: 3,2″  1.037.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 8.000.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam | Level: Pemula

Sensor resolusi tinggi, non-anti-aliased

Fitur GPS built in

Harga relatrif murah

– AF live view yang lambat

– Tidak terdapat layar sentuh

Lagi-lagi kami memasukkan pendahulu DSLR pabrikan Nikon ke dalam rekomendasi kami. Nikon D5300 yang saat ini sudah digantikan oleh kamera Nikon D5600 memiliki resolusi yang sama, dengan ISO maksimal identikal (ISO 25600), sensitivitas, hingga sistem autofokus 39 titik yang sama. Perbedaan Nikon D5300 dengan penerusnya adalah ketiadaan GPS maupun kendali layar sentuh.

Nikon D5300 kami rekomendasikan untuk anda yang menginginkan teknologi serupa Nikon D5600 dengan kocek yang terbatas. Di tahun 2017 ini menurut kami Nikon D5300 masih mampu bersaing, bahkan dengan daya tahan baterai yang relatif pendek, Nikon D5300 masih mengungguli Canon EOS 750D. Maka dalam tajuk Nikon vs Canon, kelas entry-level dengan harga yang relatif murah, kedua kamera ini kami rasa pantas anda pertimbangkan.

Dengan kemampuan sensor mencapai 24,2 MP, dan dibekali layar 3,2″ articulating, AF 39-titik, dan konektivitas Wi-Fi bawaan, maka kami berfikir untuk tetap merekomendasikan kamera ini untuk fotografer pemula yang ingin lebih serius menekuni bidang ini. Tetap, kamera ini kami anggap salah satu kamera terbaik yang pernah dirilis Nikon.


7. Canon EOS 200D

“Kamera DSLR mungil dan compact dengan harga minim.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Canon EF-S | Layar: 3″ layar sentuh /  1.040.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 7.500.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam, Putih, Silver/Cokelat | Level: Pemula

Ukuran yang mungil dan compact

Mudah dipergunakan

Relatif murah

– Daya tahan baterai hanya 380 shots

– AF 9-titik

– Finishing bahan dasr kamera plastik.

Kamera DSLR EOS 200D yang diluncurkan Canon, masih mengusung kamera mungil seperti pendahulunya Canon 100D. Meski demikian EOS 200D berukuran lebih besar dan menurut kami Canon EOS 200D terasa seperti Canon 800D di tangan.

Dalam EOS 200D, Canon sudah membekali kamera ini dengan prosesor gambar DIGIC 7. Dengan prosesor ini artinya EOS 200D mampu menghandle informasi 14 kali lebih banyak dari DIGIC 6. Dalam penggunaannya berarti kemampuan AF yang meningkat tajam. Selain itu Canon juga memperbarui tampilan antar muka pada Canon EOS 200D, dengan tetap mempertahankan pengaturan lama. Sehingga anda bisa mengubahnya kembali menjadi tampilan tradisional jika anda menginginkannya.

Kekurangan EOS 200D adalah ketidakmampuannya mengambil video 4K, serta masih mengusung sistem AF 9-titik. Selain itu dari segi material pun, lagi-lagi Canon merilis kamera yang terasa murah di tangan. Hal ini tidak lain karena bahan baku kamera ini yang terbuat dari plastik.

Kesimpulannya meski dilepas ke pasaran dalam tajuk DSLR mungil, kami tidak terlalu merekomendasikan Canon EOS 200D untuk dibeli. Selain beberapa teknologi yang dirasa tertinggal, finishing dari kamera ini pun kurang memuaskan. Selain itu kami berpikir saat ini sudah banyak pilihan lain yang kami rasa lebih baik untuk dipilih.


8. Canon EOS 700D

“Layak dipertimbangkan meski bukan kamera terbaru di 2017.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 18 MP | Bantalan Lensa: Canon EF-S | Layar: 3″ Layar sentuh /  1.037.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 5fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 5.600.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam  | Level: Pemula

Sound ergonomics

Layar Sentuh

– Sensor ketinggalan zaman

– Tidak memiliki fitur Wi-Fi

Canon EOS 700D merupakan varian DSLR yang mudah digunakan bagi para pemula, meskipun kemampuan anda buruk. Meskipun penampilan luarnya sementereng Canon EOS 750D dan 800D, jeroan kamera ini sesungguhnya sudah ketinggalan zaman. Beberapa fitur yang sudah tertinggal diantaranya supresi suara, dynamic range, serta sistem AF 9 titik.

Meski hanya dengan AF 9-titik, kami tidak menemukan kegagalan mencari fokus dalam menggunakan Canon EOS 700D. Selain itu layarsentuh di kamera ini mempermudah kita menentukan titik fokus dengan sentuhan ujung jari kita di layar. Menurut kami, satu-satunya kekurangan kamera ini adalah karena Canon telah merilis EOS 750D yang banyak menutup kekurangan yang ada di kamera ini.

Kami memasukkan kamera ini setelah Canon menurunkan harga EOS 700D pasca dirilisnya Canon EOS 750D dan EOS 800D. Kesimpulannya, kamera ini cocok untuk anda yang menginginkan tampilan kamera terbaik dan mentereng layaknya Canon EOS 800D dengan harga yang miring.


9. Canon EOS 1300D

“DSLR mentereng dengan harga murah, suksesor Canon EOS 1200D.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 18 MP | Bantalan Lensa: Canon EF-S | Layar: 3″   920.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 3fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 30/25/24fps | Harga Baru: Rp 4.700.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam, Abu-abu/Cokelat  | Level: Pemula

Harga murah

Kualitas gambar yang dihasilkan baik

Tersedia fitur Wi-Fi dan NFC

– Belum ada layar sentuh

– AF live-view lambat

Dari seluruh kamera yang kami bahas, Canon EOS 1300D mungkin adalah kamera DSLR kelas entry-level paling murah yang kami rekomendasikan kepada anda. Murah tapi tidak murahan, adalah kesan pertama kami saat melihat EOS 1300D. Dengan harga murah Canon mampu merilis kamera dengan fitur yang mentereng.

Meskipun kemampuan AF, sensor, dan fitur-fitur yang ada di kamera ini standar, kamera ini tetap cocok dimiliki fotografer pemula. Karena memang itulah tujuan dari Canon merilis kamera ini. Merilis DSLR murah, dengan fitur minimal namun lengkap, untuk kalangan yang benar-benar baru “memegang” DSLR. Meski demikian kualitas gambar yang dihasilkan tetap tinggi. Selain itu Canon sudah membekali EOS 1300D dengan Wi-Fi built in, serta fitur NFC. Selain itu kamera ini mampu mengambil video 1080p pada 30/25/24fps, namun tidak 4K. Hal ini wajar mengingat harganya yang miring.

Meskipun Canon EOS 1300D tidak memiliki fitur-fitur dan teknologi secanggih varian DSLR Canon lainnya, hal ini tidak membuat Canon EOS 1300D patut dipandang sebelah mata. Kami berpendapat bahwa fitur-fitur yang dimiliki DSLR ini sudah cukup bagi anda-anda yang ingin mengenal dunia DSLR lebih jauh. Terlebih lagi dengan harga yang sangat murah dibanding lawan-lawannya yang lain, tidak dapat dipungkiri bahwa DSLR ini merupakan salah satu alternatif DSLR yang kami rekomendasikan.


10. Pentax K-70

“Kamera terbaik bagi anda yang mencintai ketangguhan, kualitas tinggi, berbalut harga yang relatif murah.”

Kamera Terbaik Untuk Pemula

Sensor: APS-C CMOS | Resolusi: 24,2 MP | Bantalan Lensa: Pentax K | Layar: 3″   921.000 dots Kecepatan Continous Shooting: 6fps | Resolusi Video Maksimal: 1080p @ 60/50fps | Harga Baru: Rp 8.700.000,00 (kit 18-55MM) | Warna: Hitam, abu-abu | Level: Pemula – Enthusiast

Weatherproof

Fitur AF live-view hybrid

Harga relatif murah

– Sistem titik AF sedikit

– Kit lensa buruk

Salah satu alasan kami memasukkan Pentax K-70 dalam daftar ulasan kami karena Pentax K-70 memiliki kualitas dan ketahanan tinggi namun dengan harga yang relatif murah. Beberapa keunggulan yang dimiliki DSLR ini adalah tahan hujan, tahan debu, namun dengan harga yang masih di bawah 10 juta rupiah.

Kelebihan lain yang dimiliki Pentax K-70 adalah kemampuan AF hybrid live view yang membuat penggunanya dapat membidik sasaran melalui live view dengan lebih nyaman. Selain itu DSLR ini telah dibekali sistem reduksi getaran Pentax serta mampu mengkoreksi foto yang miring.

Satu-satunya kekurangan Pentax yang membuatnya tidak dapat disejajarkan bersama Nikon dan Canon adalah range lensa Pentax yang masih sedikit. Namun, bagi anda yang benar-benar baru mengenal dunia DSLR, kami berfikir bahwa hal tersebut bukanlah masalah yang berarti. Sehingga tidak ada salahnya kami tetap merekomendasikan anda untuk mencoba DSLR Pentax K-70 ini. (RuangLaptop)

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *