7 Penyebab dan Cara Mengatasi Laptop Lemot

Laptop di masa sekarang ini sudah dibekali dengan berbagai macam teknologi yang canggih dan sistem yang ciamik. Akan tetapi ada satu masalah klasik yang sejak jaman dulu hingga saat ini masih sering sekali kita temui, “mengapa laptop terasa lambat?” Permasalahan yang klasik namun kami yakin laptop yang lemot ini amat menjengkelkan.

Kami sudah merangkum beberapa alasan serta masing-masing solusi yang bisa anda lakukan sendiri di rumah agar laptop tidak lemot. Meski demikian untuk beberapa cara yang berisiko, kami tidak menyarankan anda melakukan sendiri kecuali anda benar-benar paham apa yang anda lakukan.

Baca: Cara melihat spesifikasi laptop dan PC


Terlalu Banyak Program Startup

Akhir-akhir ini banyak program yang “memaksa” dirinya sehingga bisa di-set sebagai program startup. Startup yang dimaksud disini adalah program yang secara otomatis terbuka ketika anda pertama kali melakukan boot laptop.

Users-and-Groups-Login-Items

Seringkali anda tidak sadar akan hal ini, terutama ketika anda mengunduh dan menginstal program-program yang bersumber dari internet. Seringkali anda yang agak malas membaca, akan klik ceklis permission sehingga program tersebut akan muncul secara otomatis tiap kali anda menyalakan laptop anda.

Banyak aplikasi-aplikasi pembuat lemot seperti ini. Kenyataannya bahkan jumlah aplikasi yang “memaksa” meminta izin muncul saat startup tersebut diperkirakan ada 90% dan bahkan lebih dari seluruh aplikasi yang ada saat ini.

Meski demikian, anda pun harus paham bahwa memang ada beberapa program yang meminta izin startup dan wajib anda izinkan. Beberapa program tersebut misalnya software antivirus dan firewall. Karena kedua software ini tentunya berhubungan erat dengan keamanan laptop anda. Lagipula umumnya para pengembang sudah berusaha agar software ini tidak membuat lemot meski berjalan di background.

Windows-10-task-manager

Solusi bagi para pengguna Mac adalah dengan membuka system preferences – user groups – login items. Kemudian anda cukup menghilangkan ceklis pada program yang anda rasa tidak diperlukan. Kemudian hapus ikon-ikon di desktop yang tidak diperlukan, serta rapikan dokumen yang berantakan di desktop anda.

Solusi bagi para pengguna Windows 8 dan 10 adalah dengan menekan windows key + X lalu buka task manager dan tab start up. Kemudian anda bisa klik kanan program yang anda kehendaki untuk tidak berjalan di belakang, dan klik lah pilihan disable.

Sementara bagi para pengguna Windows 7 dan sebelumnya anda bisa mencoba membuka start dan cari system configuration. Kemudian buka tab startup dan hilangkan ceklis program yang anda kehendaki agar tidak muncul saat anda menyalakan komputer anda.


Kegagalan Hard Drive

Bukan hanya organ tubuh saja yang pada akhirnya akan mengalami kegagalan dan mati. Hard drive anda pun pada akhirnya akan mencapai usianya, dan hal ini merupakan salah satu penyebab laptop anda mulai lemot. Bayangkan saja, jika anda menggunakan laptop anda setiap hari, berarti hard drive anda harus berputar ribuan bahkan mungkin puluhan dan ratusan ribu kali per harinya. Pekerjaan berat bukan?

WD Hard Disk Drive

Namun bersyukurlah karena saat ini sudah ditemukan teknologi solid state drive yang tidak mengalami degradasi fisik layaknya hard drive. Setidaknya SSD ini dapat bertahan hingga 10 tahun hingga performanya menurun dan menyebabkan laptop anda lemot.

Nah tapi kami tetap punya solusi bagi anda yang masih menggunakan hard disk drive. Bagi pengguna Windows 7 dan Vista, pertama-tama buka windows explorer, computer, klik kanan pada drive, properties, tools, hingga terakhir klik check now. Lalu klik scan for and attempt recovery of bad sectors.

Bagi anda yang menggunakan Mac, anda bisa membuka applications, utilities, dan disk utility. Kemudian di dalam sana anda bisa lakukan highlight pilihan hard drive dan klik pilihan first aid di pojok atas layar laptop anda.

Meski demikian, secara umum bagi anda yang masih menggunakan hard drive kami sarankan untuk lebih berhati-hati. Misalnya untuk tidak banyak mengguncang-guncangkan laptop anda, atau bahkan menjatuhkan mereka. Jika hal ini terjadi sudah pasti laptop anda akan menjadi lemot. Namun pada akhirnya solusi terbaik adalah melakukan upgrade hard drive menjadi SSD.


Hard Drive Anda Terlalu Penuh

Nah ini dia salah satu alasan lain yang cukup sering kami temui. Hard drive yang setidaknya sudah 95 persen penuh pada umumnya akan mengalami perlambatan alias membuat performa laptop anda menjadi lemot.

Karena pada kapasitas tersebut, file-file sementara yang muncul ketika laptop anda bekerja sudah tidak memiliki tempat penyimpanan lagi. Akibatnya secara tidak lansung laptop anda merasakan kebingungan dan sistem operasinya akan mengalami malfungsi. Hal inilah yang anda rasakan sebagai laptop yang semakin lemot.

Solusi dari permasalahan yang satu ini tentu saja anda harus melakukan bersih-bersih secara menyeluruh, atau bahasa kerennya deep cleaning. File yang bisa anda bersihkan dari dalam laptop anda tentu saja file-file dokumen tak terpakai. Foto-foto maupun video lama yang sudah tidak mungkin anda buka-buka lagi. Sementara program, utamanya kita akan menghapus bloatware alias program “sampah”.

Khusus untuk melakukan ini kami pikir anda membutuhkan beberapa aplikasi khusus. Salah satu aplikasi yang kami rekomendasikan misalnya adalah CCleaner. Dengan aplikasi ini anda tidak butuh waktu lama untuk melakukan bersih-bersih secara menyeluruh.


Terlalu Banyak Program Dibuka dalam Satu Waktu

Kami yakin alasan ini merupakan salah satu yang paling sering anda alami, dan tentunya anda tahu apa solusinya. Membuka banyak aplikasi maupun program dalam satu waktu merupakan kebiasaan orang-orang yang sibuk, dan memang itulah tujuan diciptakannya laptop. Tapi jika anda membukanya terlalu banyak, saat itulah laptop anda akan menjadi lemot dan bisa jadi anda akan jengkel.

task manager

Alasan laptop menjadi lemot jika anda membuka terlalu banyak program dalam satu waktu adalah tentu saja karena laptop anda kelebihan beban. Yah meski demikian, kami yakin di zaman sekarang sudah banyak pabrikan yang menyediakan laptop dengan RAM yang amat banyak.

Akan tetapi jika anda para pengguna Windows mengalami ini, anda cukup membuka task manager dengan cara menekan Ctrl Alt Del secara bersamaan, dan lakukanlah terminasi program yang berat secara manual. Sementara bagi para pengguna Mac anda cukup menutup program-program tak perlu tersebut dari menu file. Mudah bukan?


Browser Sumber Masalah

Browser layaknya Google Chrome, Mozilla Firefox, Safari, Microsoft Edge, hingga Opera tentunya adalah program-program penting di masa kini. Karena dengan program semacam itulah anda bisa berselancar di dunia internet, tanpa batas. Sementara di masa kini, internet merupakan hal yang bisa jadi menjadi kebutuhan dasar banyak manusia, benar bukan?

Akan tetapi browser-browser tersebut bisa jadi menjadi sumber masalah anda. Jika anda tidak menggunakannya dengan tepat, browser anda alih-alih akan menyebabkan laptop anda menjadi lemot. Lalu permasalahan pada browser apa saja yang dirasa dapat membuat laptop anda menjadi lemot?

chrome extension too many

Pertama-tama adalah ketika anda memiliki terlalu banyak add-ons ataupun ekstensi pada browser anda. Hal ini kami rasa cukup sering terjadi. Apalagi saat ini sebenarnya banyak add-ons maupun ekstensi yang pada dasarnya memang berguna dan diperlukan bagi browser anda.

Sebut saja ad-blocker, anonymox, atau sesederhana konverter unit. Hal-hal semacam ini bisa dibilang cukup essensial untuk dimiliki browser di laptop anda. Akan tetapi seringkali anda berlebihan dalam mengunduh dan menginstal add ons maupun ekstensi di browser anda. Hal inilah yang kemudian akan diikuti dengan laptop anda yang semakin lamban. Lalu bagaimana cara menghapus ini semua?

Bagi anda pengguna firefox, anda bisa membuka menu, add ons dan disable add ons yang tidak anda inginkan. Sementara bagi pengguna chrome, buka chrome://extension di address bar anda, lalu cukup klik remove ekstensi yang tidak anda kehendaki. Terakhir bagi pengguna Safari, klik safari, preferences, security, dan extension untuk mematikan ekstensi yang tidak anda inginkan?

Alasan lain browser penjadi penyebab laptop anda menjadi lemot adalah ketika anda membuka terlalu banyak tab. Ketika anda membuka banyak tab, pada dasarnya anda seperti membuka banyak aplikasi. Jika sisa RAM bebas anda terlalu sedikit, tentu saja membuka banyak tab di browser akan menyebabkan laptop menjadi lemot.

chrome tab over

Untuk menghindari hal semacam ini, anda bisa mengakali fitur-fitur seperti bookmarks misalnya. Jadi ketika ada laman website yang ingin anda baca di kemudian hari, bisa anda letakkan di bookmarks. Kemudian anda bisa matikan tab laman website tersebut. Mudah bukan?


Virus atau Antivirus?

Virus maupun antivirus ternyata bisa menjadi salah satu sumber ke-lemot-an laptop anda loh. Beberapa antivirus, anti-malware, dan anti-anti lainnya tentu memaksa laptop anda menjalankan aplikasi tersebut di background, dan hal ini tentu akan memberatkan kerja laptop anda.

Terlebih lagi ada beberapa antivirus yang, boleh dikatakan amat posesif. Antivirus ini bisa jadi akan melakukan pemindaian virus secara berkala, katakanlah seminggu sekali hingga 2 sampai 3 hari sekali. Nah hal inilah yang juga bisa menyebabkan laptop anda menjadi lemot.

Untuk mengatasi masalah ini anda perlu masuk ke program antivirus yang ada di laptop anda. Setelah itu anda bisa mengubah pengaturan yang ada di laptop milik anda. Paling mudah misalnya, anda bisa mengatur agar laptop anda melakukan scanning berkala hanya pada malam hari saja, ketika laptop anda tidak terlalu aktif digunakan.

Sementara virus? Kami rasa kami tidak perlu panjang lebar dalam menjelaskan hal ini. Virus, malware, spyware, dan segala macam –ware yang tidak dikehendaki pasti akan menyebabkan laptop anda menjadi lemot.

Untuk mengatasi masalah virus ini, tentu saja anda harus melakukan pemindaian menggunakan antivirus. Saran kami, belilah antivirus yang original. Karena antivirus original biasanya akan melakukan update berkala agar database virus yang dimilikinya semakin kaya. Artinya laptop anda semakin terlindung dari berbagai macam jenis virus.


Restart Laptop Anda

Nah mungkin anda sedikit tersenyum ketika membaca sub judul ini. Anda pun pasti tidak akan heran lagi, karena restart laptop adalah cara sapujagat paling populer untuk menyelesaikan masalah apapun di laptop anda. Seringkali dengan melakukan restart, masalah seberat apapun di laptop akan terselesaikan walaupun anda tidak mengetahui penyebabnya.

Cara ini setidaknya bisa anda tempuh dalam kondisi darurat, misalnya ketika mendadak anda harus mengirim email tugas kantor anda. Setidaknya dalam jangka waktu pendek permasalahan laptop yang lemot bisa terselesaikan. Akan tetapi kami tetap sarankan anda untuk mencari penyebab utamanya, sehingga laptop anda tidak akan kembali menjadi lemot.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *