Apakah Processor Laptop Bisa Diganti?

Apakah processor laptop bisa diganti? Pertanyaan ini sering dilontarkan oleh pengguna laptop. Processor merupakan salah satu bagian dari laptop yang sering juga disebut dengan CPU. CPU inilah otak dari semua proses yang terjadi di laptop.

Karena besarnya peranan prosesor terhadap kinerja laptop, banyak orang ingin mengganti prosesor dengan yang lebih kuat. Penggantian prosesor dapat saja dilakukan jika sesuai dengan syarat dan ketentuannya.

Sekarang ini jenis processor semakin beragam yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget, tapi jika ingin mengganti prosesor sebuah laptop, banyak sekali yang perlu kamu pahami.

Baca juga:


Penggantian Processor Laptop

Pocessor laptop tidak bisa sembarangan dan langsung diganti begitu saja layaknya processor PC. Alih-alih memperoleh hasil yang optimal, malah bisa jadi membuat laptop rusak. Lalu, apakah processor laptop bisa diganti? Jawabannya adalah, ada yang bisa diganti dan ada juga ada yang tidak.

Kuncinya penggantian processor adalah pada socket dan jenis pemasangannya. Jika socketnya sama dan processor tidak dipasang permanen, barulah penggantian dapat dilakukan.

Memang untuk penggantian dan pemasangan processor tidaklah mudah karena juga harus menyesuaikan hardware serta motherboard agar tetap kompatibel. Apabila tidak bisa melakukan sendiri, langsung serahkan pada ahlinya (toko komputer terdekat).

Kalau processor sudah terpasang secara permanen, maka ia tidak dapat diganti. Jika dipaksa justru dapat menyebabkan kerusakan, karena anda melakukan pencabutan paksa terhadap prosesor.

Kalau prosesor permanen itu tetap dilepas secara paksa, maka kemungkinan besar akan terjadi kerusakan pada CPU. Meskipun jika nanti processor barunya dapat dipasang, biasanya CPU tidak akan bekerja seperti seharusnya.

Baca: Rekomendasi laptop terbaik untuk mahasiswa 2019


Jenis Processor

Ada dua jenis processor yang direkomendasikan dan dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan. Pemilihan processor juga dapat disesuaikan dengan budget. Umumnya processor yang direkomendasikan adalah Intel dan AMD.

1. Processor Intel

prosesor intel

Processor Intel biasanya dipakai untuk aktifitas normal sehari-hari, sampai pemakaian berat melampaui batas. Kelebihan dari processor ini yaitu lebih tahan panas dan memiliki performa sangat tinggi. Sesuai dengan kelebihannya, tentu saja processor Intel harganya lebih mahal.

2. Processor AMD

prosesor amd

Jenis processor ini cocok untuk pengguna yang suka bermain game dan ingin tampilan grafis lebih halus. Jika penggunaan laptop hanya sesekali saja, hanya untuk main game berat, dan tidak nyala setiap waktu, maka processor jenis AMD ini lebih cocok.

Sayangnya, ada kelemahan jika memilih processor ini, yaitu lebih cepat panas. Oleh karena itu pastikan untuk sedia cooling pad kalau sedang main game. Meskipun begitu, harganya yang lebih murah dari Intel menjadikan AMD pilihan yang sepadan.


Cara Upgrade Processor

Kami asumsikan laptop anda bisa diganti processornya, maka berikut cara upgrade processor step-by-step:

  1. Lakukan pemeriksaan socket. Caranya dengan membuka casing dan melepas heatsink atau pendingin pada laptop. Cari informasi tentang ukuran socketnya, dan apakah ia bisa diupgrade atau tidak.
  2. Cari processor yang tepat. Cari processor yang tepat untuk melakukan upgrade. Pastikan mempunyai kualitas terbaik dan sesuai dengan socket. Beli di toko komputer yang terpercaya.
  3. Update BIOS. Tahap ini optional, kadang butuh kadang tidak. BIOS diupdate agar processor baru dapat dikenali, karena fungsi BIOS adalah sebagai penyimpan informasi dari hardware. Update BIOS juga dapat membuat kinerjanya lebih optimal.
  4. Bersihkan socket. Socket sering menjadi kotor oleh debu-debu yang menempel. Membersihkan debu bisa dengan ditiup pelan, memakai alat khusus, atau menggunakan kuas. Lakukan dengan lembut.
  5. Siapkan thermalpaste. Thermal paste WAJIB digunakan agar terjadi pembuangan panas dari processor ke heatsink. Kalau kamu lupa oleskan thermalpaste, dijamin overheat.
  6. Ganti processor. Untuk mengganti processor, harus dibuka dulu casingnya, kemudian processor yang telah menempel diambil. Barulah processor baru dimasukkan dan dikunci pada socket. Setelahnya, casing dipasang kembali dengan benar. Pada saat proses ini harus hati-hati dan jika tidak memungkinkan melakukan sendiri, harus diserahkan pada ahlinya.
  7. Install sistem operasi. Langkah ini juga optional, dan kemungkinan besar hanya perlu dilakukan kalau OS nya jadul. Proses install ini bertujuan agar sistem dapat mendeteksi perangkat baru yang masuk sehingga sistem akan berjalan dengan optimal.

Processor laptop memegang peranan yang sangat penting dalam pengoperasian sistem. Jadi, apakah processor laptop bisa diganti? Jawabannya adalah bisa, asal sesuai dengan socket dan tidak terpasang secara permanen. Penggantian processor ini dapat meningkatkan performa kinerja sistem sehingga akan berjalan secara optimal.

Yang harus diingat adalah bahwa penggantian processor harus hati-hati dan hanya dilakukan oleh orang yang ahli. Sesuaikan processor dengan kebutuhan dan budget, dan selamat bereksperimen!

1
Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
newest oldest
Notify of
Naufal
Guest
Naufal

Terima kasih informasinya!