Bagaimana Cara Buat Channel YouTube yang Sukses?

Sudah tidak jaman yang namanya mengandalkan kerja kantoran, duduk diam dikantor dan menunggu gaji bulanan yang tidak seberapa. Sekarang ini jamannya jadi youtuber!

Ada lebih dari 1 milyar jam konten yang ditonton setiap hari di youtube, dan diakses oleh lebih dari 1 milyar pengguna. Dengan alasan ini, semua hal yang berkaitan denagn video, entah itu membuat iklan, membuat animasi, jadi influencer, jadi artis, dan lain lain pasti larinya ke Youtube. Salah besar kalau tidak kamu manfaatkan.

Mungkin bahkan sebelum baca artikel ini pun kamu sudah memantapkan niat mau jadi Youtuber sukses dan punya banyak mobil sport tanpa perlu ngantor. Nah disini kami akan jelaskan mulai dari cara buat akun, sampai petuah-petuah yang harus kamu ingat sampai sebesar Atta Halilintar nanti!


1. Buat Channel

Hal pertama tentunya buat chanel di Youtube. Berikut panduannya:

  1. Masuk ke situs youtube
  2. Buka video apapun, lalu coba like, komentar, tambahkan ke playlist, atau tindakan apapun yang membutuhkan akun
  3. Akan muncul permintaan untuk membuat channel
  4. Ikuti langkah-langkah yang muncul sesuai akun Google kamu

Kalau kamu mau membuat akun bisnis, ikuti langkah dibawah:

  1. Sign in ke youtube
  2. Klik ikon kamu di pojok kanan atas
  3. Klik logo gerigi untuk mengakses pengaturan YouTube
  4. Klik Create new channel
  5. Pilih “Use a business or other name”
  6. Tulis nama brand kamu dan klik Create

2. Isi Profil

channel sudah dibuat youtube

Kalau kamu penasaran gimana caranya membuat channel yang bikin orang penasaran, tahap selanjutnya adalah mengisi profil dan deskripsi channel.

Ini adalah pilihan pertama yang akan kamu temukan setelah membuat channel. Disini, kamu harus mendeskripsikan brand dan apa yang calon penonton mu akan dapatkan dari video-video mu.

Ini juga merupakan tempat yang cocok untuk menambahkan link ke website dan sosmed lainnya yang berkaitan dengan bisnismu. Deskripsi channel ini akan muncul di banyak tempat, jadi pastikan buat yang bagus!


3. Buat Banner

key peele banner

Hal pertama yang akan pengunjung lihat ketika masuk ke channel mu adalah banner. Disinilah kesempatan terbesarmu untuk menarik perhatian pengunjung.

Kamu bisa membuatnya super ramai ataupun sangat simpel, sesuai selera. Yang pasti, sampaikan pesan sesuai brand channel mu dengan baik ke para pengunjung. Kamu bisa menggunakan beberapa pilihan software edit foto untuk membuat banner yang bagus, atau saran kami minta bantuan teman mu yang suka edit foto.

Youtube menyarankan resolusi banner di 2560×1440 dan ukuran file maksimal 4 MB.


4. Pahami Calon Penonton

Ini yang paling sering jadi penyebab kegagalan. Mengekspresikan diri memang bagus, kalau hanya itu tujuannya. Kalau tujuanmu membuat channel youtube adalah mau jadi youtuber populer dengan puluhan juta subscriber, kamu harus paham selera calon penontonmu.

Rata-rata, orang Indonesia suka video yang receh, tidak perlu mikir, penuh drama, dan memancing emosi, bahkan kalaupun videonya tidak masuk akal ataupun hoax sekalipun. Jangan disamakan dengan channel youtube negara maju yang bisa berisi konten-konten informatif dan penuh pengetahuan, untuk pasar Indonesia tentunya tidak cocok.

Butuh bukti? Lihat saja youtuber dan artis populer di Indonesia sekarang, lihat konten youtube-nya seperti apa. Kalau sudah paham jenis konten yang menjual, kamu harus membuatnya agak unik dari para pesaing. Simpel saja, dengan intro yang beda, dengan kalimat-kalimat unik yang beda, apapun itu pokoknya beda.


5. Buat Trailer

Seperti banner, kamu juga perlu membuat trailer channel-mu. Ini adalah video singkat dengan pengenalan mengenai channel-mu untuk pengunjung baru. Jelaskan siapa kamu, apa bisnismu, konten seperti apa yang kamu buat, dan biasanya juga diisi dengan apa filosofi-mu supaya lebih wow.


6. Upload Video Pertama

upload video youtube

Di tahap ini, mungkin kamu sudah punya gambaran mau bikin video seperti apa. Sekarang saatnya menegakkan tripod, atau memegang tongsis dan bilang ‘action!’.

Setelah selesai merekam, tuanglan tenaga serta waktu untuk mengedit. Jangan terlalu obsesif dulu, buat saja bagus semaksimal kamu bisa, lalu tunjukkan ke beberapa orang dan minta feedback, kemudian langsung upload.

Kenapa jangan terlalu obsesif? Karena feedback yang kamu dapat dari youtube akan lebih berharga dari orang sekitar. Feedback dari youtube adalah feedback langsung dari calon subscriber-mu, jadi kalau mereka bilang jelek, mengumpat atau apapun jangan dimasukkan ke hati, pikir denga otak bersih dan evaluasi untuk video kedepannya.

Banyak juga orang yang menghabiskan terlalu banyak tenaga dan waktu di video pertama, dan ketika dipublish dan tidak dapat banyak views ia langsung down dan menyerah. Ini kenapa kami bilang hal yang paling susah adalah tidak menyerah.


7. Optimalkan SEO di Youtube

SEO adalah Search Engine Optimization, dan biasanya dimaksimalkan agar website/foto/video/produk kita ada di hasil teratas di sebuah pencarian mesin pencari. Penerapan SEO biasanya untuk google search, namun SEO juga harus diterapkan di youtube.

Bagaimana? Pertama risetlah kata kunci apa saja yang orang-orang suka cari di youtube. Kamu bisa gunakan Google Keyword Planner untuk riset keyword, caranya masuk ke Google Keyword Planner, dan ketikkan ide-ide mu tentang pencarian video.

Kalau channel youtube-mu mau dibuat khusus masak, coba saja cari “tutorial masak spaghetti”, “cara buat kue bolu”, “cara masak indomie” dan lainnya. Disana kamu bisa lihat jumlah pencarian perbulannya, semakin besar angkanya berarti semakin banyak orang yang mencari kata kunci itu di mesin pencari.

Meskipun tool ini menggambarkan data di google search, tapi data ini sebanding juga untuk youtube, jadi kamu bisa mendapat ide-ide berguna dari alat riset kata kunci ini.

Kalau sudah selesai, misalkan kamu menemukan bahwa sangat banyak yang mencari “cara buat kue bolu”, dan kamu sudah buat videonya, pastikan sebar kata “cara buat kue bolu” di judul konten dan deskripsi secara asal.

Tidak ada patokan seberapa banyak, buat saja mengalir. Kata-katanya pun tak harus persis “cara buat kue bolu”, kamu bisa gunakan kata yang serupa misal “buat kue bolu”, “masak bolu” dan lain lain.


8. Konsisten

Meskipun terdengar gampang, ini sangat sulit. Banyak orang konsultasi ke kami sebelum membuat channel dan ketika kami tegaskan harus konsisten, mereka semua iya-iya saja dengan pede nya yakin kalau pasti bisa konsisten. Nyatanya? Maksimal hanya 3 bulan bertahan lalu capek dan berhenti.

Publish secara berkala, maksimalkan usaha di setiap video untuk riset topik, script, rekaman, dan editing. Di sisi lain, jangan bekerja terlalu keras kalau tidak yakin bisa konsisten, karena alasan terbanyak orang nyerah adalah bekerja terlalu keras lalu langsung kecewa dengan hasil yang muncul.

Semua orang sukses pasti pernah gagal, pertanyaan nya cuma seberapa sering kamu berani gagal, dan seberapa cepat kamu belajar dari kegagalan.


9. Aktif di Komunitas

Siapa yang bisa bikin kamu populer? Jawabannya komunitas! Kalau kamu tidak mempertahankan hubungan baik dengan komunitasmu, bisa dijamin popularitas akan hancur. Jawab komentar penontonmu, berikan reaksi pada komentar mereka di video selanjutnya, dengarkan dan pahami mereka.

Dengan komunitas yang aktif, kamu akan mendapat pemasaran mulut ke mulut secara gratis. Banyak juga youtuber yang sengaja membuat drama di komunitasnya agar tetap hidup.

Mereka adalah orang-orang yang mau menonton videomu, jadi pastikan beri yang mereka mau!


10. Analisa

Analisa semua data yang kamu punya, mulai dari jumlah view, likes, komentar, view time, dan lihat korelasi antar semuanya. Tanpa analisa data, kamu sama saja seperti terbang buta arah atau menempak dengan tutup mata. Syukur-syukur sukses, kalau tidak ya gagal total. Proses analisa data ini mirip dengan yang dilakukan pegiat SEO atau digital marketer lainnya.

Sekian tips dan trik dari kami. Segera eksekusi!

4.5 2 votes
Article Rating

Dimas

Menyajikan konten berkualitas seputar teknologi dan telah melalui tahap pengeditan yang ketat.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments