8 Cara Membersihkan RAM Laptop Paling Efektif!

Hard drive besar, tetapi komputer masih berjalan sangat lambat alias lemot. Apa Anda tahu sebabnya?

Satu alasan yang umum terjadi adalah melonjaknya penggunaan CPU, yang berarti RAM terlalu penuh karena beberapa program atau file yang sedang terbuka.

Salah satu solusi paling simpel untuk mengatasi masalah lemot ini adalah dengan menghapus memori, dan membersihkan RAM. Tapi bagaimana caranya?

Sebelum mengikuti salah satu metode yang disediakan di bawah ini untuk membersihkan RAM laptop, kita akan bahas pengertian RAM sebenarnya.


Apa Itu RAM?

RAM adalah singkatan dari Random Access Memory. Ini adalah penyimpanan jangka pendek yang mempercepat akses ke data (ketimbang akses data ke harddisk).

Karena RAM tidak stabil, Anda akan kehilangan konten apapun ketika komputer dimatikan. Apa pun yang ingin Anda simpan harus disimpan ke hard drive atau penyimpanan permanen lainnya.

Semakin besar RAM yang ada di mesin komputer, semakin banyak program yang dapat Anda jalankan sekaligus tanpa mempengaruhi kinerja secara keseluruhan. Ketika komputer Anda kehabisan RAM, komputer akan menggunakan bagian dari hard drive yang disebut “Virtual Memory.”

Virtual memory ini jauh lebih lambat dari RAM yang sebenarnya, itulah sebabnya komputer Anda bekerja jauh lebih keras dari biasanya. Lalu bagaimana kalau RAM kepenuhan? Lanjutkan membaca.


8 Cara Membersihkan RAM

Berikut adalah 8 cara efektif untuk membersihkan dan mengosongkan RAM yang terlalu penuh akibat berbagai jenis program:

1. Restart Laptop

Cewek main laptop

Ini cara yang paling populer, titik. Dengan me-restart PC, Anda bisa menghapus memori dan mengatur ulang semua program yang sedang berjalan.

Meskipun demikian, me-restart PC hanya mengosongkan RAM sementara, dan kalau program penyebab penuhnya RAM itu tidak diatasi (virus, program startup, program background, sync, dll), RAM akan cepat penuh lagi.

Anda harus me-restart komputer Anda secara teratur agar tidak sering nge-lag, terutama jika Anda menggunakannya sepanjang hari.

2. Matikan Proses yang Tidak Penting

Matikan proses tidak penting

Kalau Anda ingin mengetahui apa saja aplikasi atau program yang menggunakan RAM, Windows telah menyediakan cara praktis untuk menampilkannya. Untuk melihatnya, buka Task Manager dengan mencarinya di Start Menu, atau gunakan shortcut Ctrl + Shift + Esc.

Klik More details untuk memperluas pilihan ke opsi yang lebih lengkap jika diperlukan. Kemudian pada tab Processes, klik Memory untuk mengurutkan apa saja program atau aplikasi yang menghabiskan sebagian besar penggunaan RAM.

Untuk informasi lebih lanjut, beralihlah ke tab Performance. Di bagian Memory, Anda akan melihat bagan penggunaan RAM dari waktu ke waktu. Klik Open Resource Monitor di bagian bawah dan Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut.

Grafik yang tersedia di bagian bawah akan menunjukkan berapa banyak RAM yang Anda miliki. Sortir menurut Commit (KB) pada daftar teratas untuk melihat program mana yang paling banyak menggunakan RAM pada laptop Anda.

Baca juga:

3. Uninstall Program yang Tidak Penting

Uninstall aplikasi tidak penting

Sekarang setelah Anda kepusingan melihat aplikasi apa saja yang paling banyak menggunakan RAM di komputer Anda, pikirkan apakah Anda benar-benar membutuhkannya atau tidak.

Aplikasi yang jarang sekali dibuka dan hanya dibuka selama beberapa bulan sekali, hanya akan membuang-buang sumber daya RAM di komputer, jadi Anda harus menghapusnya. Lakukan dengan membuka Settings > Apps dan klik Uninstall pada aplikasi apa pun yang ingin Anda hapus.

4. Cegah Program Berjalan Otomatis saat Startup

Jika Anda tidak ingin mencopot pemasangan aplikasi karena rutin menggunakannya, Anda bisa mencegahnya untuk berjalan otomatis di background.

Caranya, masuk ke Task Manager seperti di poin ke-2, namun kali ini masuklah ke tab Startup, dan disana akan muncul daftar aplikasi yang otomatis berjalan ketika laptop dihidupkan. Nonaktifkan aplikasi-aplikasi yang menurut anda tidak perlu.

Banyak aplikasi yang mengatur dirinya agar bekerja secara otomatis setiap kali Anda masuk. Sangatlah tidak efisien jika ini sering terjadi dan aplikasinya jarang digunakan.

Kalau mau ekstrim, dan mau cek bagaimana komputer anda bekerja tanpa program-program yang tidak perlu, coba masuk ke safe mode dan teliti program apa saja yang bikin lambat.

5. Gunakan Aplikasi yang Ringan

Menggigit laptop

Jika Anda benar-benar perlu mengurangi penggunaan RAM, Anda membutuhkan aplikasi yang dapat memonopoli RAM dan meminimalisir penggunaannya.

Pertama, coba gunakan alternatif aplikasi yang berukuran lebih ringan. Jika anda perlu mengedit foto, namun Photoshop terlalu berat, coba gunakan aplikasi edit foto yang lebih kecil seperti Paint.NET untuk pengeditan biasa, dan hanya gunakan Photoshop untuk project berat.

Kedua, perhatikan program-program yang telah Anda buka. Tutup semua software yang tidak digunakan supaya komputer dapat bekerja dengan lebih aktif. Bookmark saja setiap tab browser yang ingin Anda baca di lain hari, lalu tutup browser  jika tidak digunakan untuk membersihkan RAM.

Lihat: Cara Membersihkan Layar Laptop Paling Efektif

6. Tambah Memori Virtual

Jika Anda melihat notifikasi error bahwa sistem kehabisan memori virtual, Anda dapat menambah kapasitasnya agar kinerja tetap stabil.

Untuk membukanya, cari Control Panel pada Menu Start. Alihkan tampilan Category di kanan atas ke Small icons (jika perlu) dan klik System. Klik Advanced system settings yang terdapat di sebelah kiri, lalu akan terbuka jendela baru.

Di sini, pada tab Advanced, klik Settings yang terdapat tepat di bawah tombol Performance. Alihkan lagi ke tab Advanced dan klik tombol Change.

Sekarang Anda akan melihat ukuran file paging untuk drive utama. Sebenarnya, Anda dapat membiarkan Windows secara otomatis mengelola dan menangani memori virtual. Namun, untuk mempercepat penyelesaian masalah, Anda mungkin perlu mengatur ukuran awal dan ukuran maksimum ke nilai yang lebih tinggi.

7. Pindai Malware dan Virus

Antivirus PC

Ada baiknya memeriksa malware dan virus di PC. Malware, virus, atau software jelek yang tidak berlisensi dapat mencuri sumber daya RAM dan membuat komputer bekerja lebih lambat.

Kami merekomendasikan Anda untuk rutin scan malware dan virus dengan beberapa antivirus pc yang sudah terpercaya. Namun hati-hati, tidak jarang antivirus itu sendiri membuat RAM penuh.

Triknya adalah, install antivirus, scan full satu kali, tuntaskan malware atau virus yang terdeteksi, kemudian uninstall antivirus. Gunakan lagi sekitar sebulan kemudian, pastikan saja anada tidak mengundang virus/malware dari situs bodong atau aplikasi-aplikasi mencurigakan.

8. Install Lebih Banyak RAM

Jika Anda benar-benar kehabisan RAM atau ingin menjalankan lebih banyak program sekaligus, mungkin memang tidak ada pilihan lain. Anda perlu menambahkan lebih banyak RAM ke komputer. Meskipun cara ini tentu saja tidak murah, menambahkan RAM akan memberikan kinerja yang jauh lebih baik untuk komputer Anda.

Cara ini mungkin terdengar sederhana, tetapi ruang terbatas yang ada pada laptop akan mempersulit Anda untuk menambahkan RAM baru. Sebelum memutuskan untuk membeli, ada baiknya Anda memastikan untuk cek jenis RAM yang kompatibel dengan spesifikasi komputer Anda.

3.5 2 votes
Article Rating

Ashya Ravika

Ashya Ravika adalah kreator konten profesional yang memiliki banyak pengalaman di berbagai startup digital ternama.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments