3 Cara Simpel Mengamankan Data dan Privasi di Laptop

Laptop memang bukan benda sembarangan. Sama seperti handphone, laptop juga biasa kamu gunakan untuk menyimpan data dan file-file penting. Terutama yang berkaitan dengan privasi, entah itu foto atau bisa jadi video yang agak sensitif (you know what I mean).

Salah-salah, kamu bisa kehilangan data-data penting cuma karena hal sepele. Misalnya lupa mengunci laptop. Kesalahannya memang sedikit, tapi efeknya banyak dan bisa sangat berbahaya. Mengingat betapa masifnya permasalahan tentang data pribadi belakangan ini.

Untuk mencegah hal buruk terjadi, ada baiknya kamu meningkatkan rasa ‘insecure’ terhadap barang-barang penyimpan data, seperti laptop ini.

Kira-kira apa saja ya yang bisa kamu lakukan untuk mengamankan laptopmu? Pada artikel ini, kami akan menyediakan 3 bagian utama yang bisa kamu gunakan yaitu:

  1. Amankan data: Teknik ini terdiri dari 5 langkah yang berguna untuk memastikan laptop bisa menjaga keamanan data dengan baik.
  2. Lindungi privasi: Teknik ini berisi cara untuk meningkatkan perlindungan terhadap privasi di laptop.
  3. Tingkatkan keamanan lebih lanjut: Berisi langkah untuk melindungi laptopmu dari tindakan pencurian dan peristiwa lainnya yang bisa membahayakan data pribadimu.

Untuk itu, langsung aja simak teknik simpelnya di bawah ini. Dijamin laptop dan isinya akan terlindungi dari serangan para peretas jahat.


1. Amankan Data

Berikut ini ada 5 langkah yang harus dilakukan setiap orang untuk memastikan laptop mereka dapat menyimpan data apa pun dengan aman.

– Gunakan kata sandi atau password yang susah

Langkah pertama yang paling penting dilakukan untuk mengamankan laptopmu dan mencegah orang lain mengakses file-mu tanpa izin adalah dengan mengatur laptop agar selalu meminta kata sandi tiap kali kamu mau menggunakan laptop.

Pastikan untuk membuat kata sandi yang sulit ditebak. Jangan pernah gunakan tanggal ulang tahunmu, nama kucing, atau nama orang yang kamu cintai misalnya anak atau istri apalagi nama mantan pacar. Selain untuk membantumu cepat move-on, dengan tidak menggunakan nama mantan pacar bisa melindungi laptop beserta data yang ada di dalamnya.

– Gunakan screensaver yang dilindungi kata sandi

Untuk memastikan orang tidak dapat masuk dan mengintai jika kamu meninggalkan laptop tanpa pengawasan selama beberapa menit, pastikan kamu sudah mengatur screensaver untuk mulai secara otomatis jika laptop tidak digunakan dalam waktu yang sudah ditentukan dan siapa pun itu (termasuk kamu sendiri) membutuhkan kata sandi untuk membuat screensaver berhenti.

– Enkripsi hard drive yang kamu punya

Melindungi laptopmu dengan kata sandi tampaknya tidak cukup kuat untuk mencegah peretas alias hacker mengakses file pentingmu.

Masalah akan jadi tambah rumit kalau laptopmu dicuri atau peretas memiliki cara lain dengan menghapus hard drive untuk membaca file yang ada secara langsung

Untuk mencegah hal ini, kamu wajib melindungi data dari serangan apa pun yang ada dengan mengenkripsi hard drive di laptopmu.

Jika ingin tambah aman, pertimbangkan untuk selalu melakukan enkripsi setiap file ke disk yang kamu punya. Hal ini bisa sangat melindungi data-datamu.

– Back-up setiap data penting

Mencadangkan alias memback-up data sangatlah penting. Dengan melakukan back up data, kamu bisa terbebas dari serangan ransomware yang merupakan salah satu jenis software berbahaya, atau biasa disebut malware, yang dirancang untuk mengunci komputer atau data hingga uang tebusan dibayarkan.

Ransomware biasanya tersebar melalui email phishing atau bisa jadi kamu secara tidak sengaja mengunjungi situs web yang terinfeksi.

Singkatnya, ransomware akan mengunci data kamu sehingga kamu gak bisa mengaksesnya kecuali kamu melakukan pembayaran tertentu.

Tidak hanya untuk mencegah ransomware saja, untuk masalah laptop yang dicuri pun cara ini bisa sangat berguna lho.

Memback-up datamu sangat penting supaya kamu tidak kehilangan data krusial bahkan pribadi yang bisa berbahaya. Kamu bisa menggunakan back-up lokal yang ada di perangkat atau cloud backup.

Di macOS, Apple sudah menawarkan fitur bernama ‘Time Machine’ yang dapat kamu gunakan untuk back-up data yang ada di perangkatmu.

Beda lagi dengan yang digunakan Windows. Jika laptopmu menggunakan sistem operasi Windows, kamu dapat menggunakan utilitas cadangan yang disediakan Microsoft atau aplikasi yang lebih ramah pengguna, seperti EaseUS Todo Backup yang mudah digunakan.

Untuk backup data jangka panjang, setiap layanan penyimpanan atau cloud utama seperti Dropbox, Google Drive, Amazon Drive, dan Backblaze sudah menyediakan fiturnya sendiri. Kamu bisa mencoba salah satu platform tersebut untuk memback-up data yang ada.

Jika kamu memerlukan software cadangan yang dapat mengenkripsi data sebelum mengirimnya ke cloudmu, kamu bisa menggunakan Arq.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Laptop dengan Memori Hard Drive Besar

– Selalu perbarui sistem dan software pada laptop

Cara terbaik untuk menjaga laptopmu agar bebas dari malware adalah dengan tidak mendownload hal-hal random. Misalnya update Flash yang kelihatan kurang terpercaya dan masih banyak lagi.

Kamu juga perlu menjaga agar software yang ada di laptopmu selalu diperbarui alias di-update secara berkala.

Browser modern seperti Chrome dan Firefox memiliki pembaruan otomatis ketika diaktifkan secara default, tetapi kamu masih perlu me-restart mereka secara rutin.

Pastikan juga untuk selalu mengaktifkan pembaruan otomatis untuk sistem operasi dan aplikasi pada laptopmu untuk mendapatkan manfaat dari pengamanan terbaru yang disediakan oleh sistem operasi dan aplikasi tersebut.


2. Lindungi Privasi

Berikut adalah tiga langkah penting yang dapat kamu lakukan untuk meningkatkan pengamanan privasimu.

– Gunakan pengaman layar pada laptop

Hilangnya data penting bisa terjadi karena hal yang sangat sepele, misalnya kamu yang lupa menurunkan brightness (kecerahan) pada layar atau lupa menutup layar ketika meninggalkan laptop sendirian untuk pergi ke toilet.

Bagaimana itu bisa terjadi? Sebenarnya simpel sih, manusia pada dasarnya adalah mahluk yang penuh dengan rasa penasaran dan akan secara alami melirik ke sesuatu yang ingin diketahui.

Ini juga berlaku untukmu. Entah kamu sedang membuka laptop di kedai kopi, perpustakaan, atau pesawat, siapa pun pasti bisa melirik ke arah layar laptopmu.

Jika niat orang tersebut cuma sekedar melirik sih gak ada masalah, tapi kalau ternyata dia orang jahat yang mau mencuri datamu ya itu baru bahaya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, kamu bisa meningkatkan keamanan privasi dengan menambahkan pengaman layar yang dapat membatasi sudut pandang. Tampilannya sih gak jauh beda dengan temper-glass yang biasanya dipakai untuk melindungi layar ponsel touchscreen.

Menggunakan pengaman layar adalah cara yang tepat untuk menyelamatkan data-data penting sambil mempertahankan luminositas yang diperlukanmu untuk melihat layar tanpa mesti khawatir seseorang sedang menguntitmu.

– Pakai penutup webcam

Mungkin tidak ada hal yang bisa mengancam privasimu dengan mudahnya selain RAT (Remote Administration Tool), contohnya seperti ‘DarkComet’ yang usut punya usut bisa menggunakan kamera yang ada di laptop untuk memata-mataimu.

Meskipun secara teori LED yang terletak di sebelah kamera laptop akan selalu menyala saat kamera aktif, kenyataannya para peretas telah menemukan cara untuk menonaktifkannya baik di Windows maupun MacOS.

Satu-satunya cara paling tepat yang harus dilakukan adalah dengan menambahkan penutup di depan kamera yang dapat kamu pasang atau copot sesuai kebutuhan.

Kamu bisa menggunakan penutup webcam khusus yang bisa dibeli di tempat jual aksesori laptop atau situs jual-beli online yang ada. Kalau sedang low-budget, kamu juga bisa kok pakai sticker atau stick-notes untuk menutupi kamera laptopmu.

Baca Juga : 11 Rekomendasi Desktop PC Terbaik (2019)

– Gunakan jaringan pribadi virtual (VPN)

Untuk melindungi privasimu saat sedang menggunakan Wi-Fi publik atau umum seperti yang biasa ada di mall, coffee shop atau tempat ramai lainnya dan mencegah penyedia internet (provider) melacak riwayat browsermu, pakai saja layanan VPN (Virtual Private Network).

VPN dapat meng-enkripsi lalu lintas internet jadi hanya kamu, server VPN dan Tuhan saja yang bisa melihat, dan tidak mungkin orang-orang di jaringan yang sama bisa melacak bahkan mengetahui apa yang kamu lakukan.

Tapi, tidak semua VPN itu bagus. Karena nyatanya ada banyak sekali aplikasi VPN abal-abal yang malah melacak browsermu dan menggunakannya untuk mengambil data pada perangkatmu.

Jadi sangatlah penting buatmu untuk memilih aplikasi VPN asli dengan kebijakan privasi yang baik, tanpa harus khawatir bakal kehilangan data penting.


3. Tingkatkan Keamanan Lebih Lanjut

Berikut adalah tiga langkah tambahan yang dapat membantumu untuk melindungi laptop dari pencurian dan peristiwa buruk lainnya.

– Gunakan kabel pengaman laptop

Jika kamu memiliki kantor dengan konsep open-space (terbuka tanpa ada CCTV) atau menyimpan laptop tanpa pengawasan di tempat umum, kamu mesti waspada. Karena bisa saja laptopmu hilang diambil orang.

Untuk itu, kamu dapat mengurangi kemungkinan pencurian laptop dengan menguncinya ke meja menggunakan kabel pengaman yang memiliki gembok.

Beda lagi kalau kamu menggunakan laptop hanya di tempat yang kamu percayai atau tidak pernah membiarkan laptop lepas dari pandanganmu, maka kabel ini mungkin tidak terlalu diperlukan.

Baca Juga : 9 Fitur Wajib Untuk Laptop Bisnis (2019)

– Gunakan aplikasi pelacak lokasi

Mengaktifkan layanan atau aplikasi pencarian lokasi bisa sangat membantu jika kamu kehilangan laptop, baik karena ketidak-sengajaan atau memang dicuri.

Menggunakan aplikasi pelacak pada laptop agaknya sedikit menimbulkan risiko pada masalah privasi, karena layanan ini dapat melacak isi dari laptopmu.

Oleh karena itu, sebenarnya ini adalah keputusan pribadi yang harus kamu pertimbangkan baik-baik. Karena kamu harus menilai seberapa berharganya laptopmu, di sisi lain juga harus membiarkan aplikasi tersebut untuk mengetahui lokasimu.

– Cegah kerusakan dengan memakai casing laptop

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, kamu dapat menggunakan casing alias penutup untuk mengurangi risiko laptop rusak jika jatuh atau terbentur.

Kamu bisa menggunakan casing apa pun (asal sesuai dan tidak mengganggu) untuk mencegah goresan dan menambah estetika pada tampilan laptopmu.

Kalau kamu tidak mau menggunakan casing laptop atau hard case, kamu bisa menggunakan tas laptop khusus atau tas punggung yang memiliki kantong bawaan.


Kesimpulan

Seperti yang kita lihat, hanya dengan beberapa langkah sederhana, kamu dapat melindungi privasi dan membuat laptop supaya jadi lebih aman.

Sekarang, kamu gak usah khawatir lagi soal masalah data atau file penting, dengan cara-cara di atas hidup akan tenang tanpa takut privasi terancam.

Kalau saran ini bermanfaat untukmu, jangan lupa untuk membagikan artikel ini di sosial media yang kamu punya, sehingga orang lain juga dapat melindungi data serta laptop mereka dengan lebih baik.

Kamu juga bisa memberikan pendapatmu, kira-kira cara apa yang biasa kamu lakukan untuk mengamankan data yang ada di laptopmu pada kolom komentar di bawah ini, supaya kita semua bisa saling berbagi ilmu.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of