11 Cara Mengamankan Data dan Privasi di Laptop

Laptop memang bukan benda sembarangan. Sama seperti handphone, laptop juga biasa kamu gunakan untuk menyimpan data dan file-file penting. Terutama yang berkaitan dengan privasi, entah itu foto atau bisa jadi video yang sensitif dan bersifat pribadi.

Salah-salah, kamu bisa kehilangan data penting cuma karena hal sepele. misalnya lupa mengunci laptop. Kesalahannya memang sedikit, tapi efeknya banyak dan bisa sangat berbahaya mengingat betapa masifnya permasalahan tentang data pribadi belakangan ini.

Untuk mencegah hal buruk terjadi, ada baiknya kamu meningkatkan rasa ‘insecure’ terhadap barang-barang penyimpan data seperti laptop.

Berikut 11 langkah yang harus dilakukan setiap orang untuk memastikan laptop mereka dapat menyimpan data apa pun dengan aman!

1. Gunakan kata sandi atau password yang susah

Langkah pertama yang paling penting untuk mengamankan laptop dan mencegah orang lain mengakses file tanpa izin adalah dengan menggunakan password tiap kali laptop mau digunakan.

Pastikan kata sandi sulit ditebak. Jangan pernah gunakan tanggal ulang tahun, nama kucing, atau nama orang yang kamu cintai misalnya anak atau istri, apalagi nama mantan pacar.

Selain untuk membantumu cepat move-on, dengan tidak menggunakan nama mantan pacar, kamu bisa melindungi laptop beserta data yang ada di dalamnya.

2. Gunakan screensaver yang dilindungi kata sandi

Untuk memastikan orang tidak dapat masuk dan mengintai jika kamu meninggalkan laptop tanpa pengawasan selama beberapa menit, pastikan kamu sudah mengatur screensaver untuk mulai secara otomatis jika laptop tidak digunakan dalam waktu yang sudah ditentukan dan siapa pun itu (termasuk kamu sendiri).

Screensaver tersebut harus dilindungi kata sandi, dengan kata lain hanya bisa dihilangkan dengan memasukkan password.

3. Enkripsi hard drive

Melindungi laptopmu dengan kata sandi tampaknya tidak cukup kuat untuk mencegah peretas alias hacker mengakses file pentingmu.

Amankan Data

Masalah akan jadi tambah rumit kalau laptopmu dicuri, atau peretas memiliki cara lain dengan menghapus hard drive untuk membaca file yang ada secara langsung.

Untuk mencegah hal ini, kamu wajib melindungi data dari serangan apa pun yang ada dengan mengenkripsi hard drive di laptopmu.

Jika ingin tambah aman, pertimbangkan untuk selalu mengenkripsi setiap file didalam hard disk. Hal ini bisa sangat melindungi data-datamu.

Cek juga: Penyebab dan Solusi Harddisk Eksternal Tidak Terbaca

4. Back-up setiap data penting

Mencadangkan alias memback-up data sangatlah penting. Dengan melakukan back up data, kamu bisa terbebas dari serangan ransomware yang dirancang untuk mengunci komputer atau mengunci data hingga uang tebusan dibayarkan.

Ransomware biasanya tersebar melalui email phishing, atau bisa jadi kamu secara tidak sengaja mengunjungi situs web yang terinfeksi. Singkatnya, ransomware akan mengunci data kamu sehingga kamu tidak bisa mengaksesnya kecuali kamu melakukan pembayaran tertentu.

Tidak hanya untuk mencegah ransomware saja, ini juga sangat berguna kalau laptop kecurian.

Memback-up datamu sangat penting supaya kamu tidak kehilangan data krusial bahkan pribadi yang bisa berbahaya. Kamu bisa menggunakan back-up lokal yang ada di perangkat atau cloud backup.

Di macOS, Apple sudah menawarkan fitur bernama ‘Time Machine’ yang dapat kamu gunakan untuk back-up data yang ada di perangkatmu.

Jika laptopmu menggunakan sistem operasi Windows, kamu dapat menggunakan utilitas cadangan yang disediakan Microsoft atau aplikasi pihak ketiga, seperti EaseUS Todo Backup yang mudah digunakan.

Untuk backup data jangka panjang, setiap layanan penyimpanan cloud utama seperti Dropbox, Google Drive, Amazon Drive, dan Backblaze sudah menyediakan fiturnya sendiri. Kamu bisa mencoba salah satu platform tersebut untuk memback-up data yang ada.

Jika kamu memerlukan software cadangan yang dapat mengenkripsi data sebelum mengirimnya ke cloud, kamu bisa menggunakan Arq.

Baca Juga : 10 Rekomendasi Laptop dengan Memori Hard Drive Besar

5. Selalu perbarui sistem dan software laptop

Cara terbaik untuk menjaga laptopmu agar bebas dari malware adalah dengan tidak mendownload hal-hal random. Misalnya update Flash yang kelihatan kurang terpercaya, jangan download file bajakan, jangan kunjungi situs bajakan, dan masih banyak lagi.

Kamu juga perlu menjaga agar software yang ada di laptopmu selalu diperbarui alias update secara berkala. Browser modern seperti Chrome dan Firefox memiliki pembaruan otomatis ketika diaktifkan secara default, tetapi kamu masih perlu me-restart mereka secara rutin.

Pastikan juga untuk selalu mengaktifkan pembaruan otomatis OS dan aplikasi yang terinstal di laptop, untuk mendapatkan manfaat dari pengamanan terbaru yang disediakan oleh para developernya.

6. Gunakan jaringan pribadi virtual (VPN)

Untuk melindungi privasimu saat sedang menggunakan Wi-Fi publik atau umum seperti yang biasa ada di mall, coffee shop atau tempat ramai lainnya dan mencegah penyedia internet (provider) melacak riwayat browsermu, pakai saja layanan VPN (Virtual Private Network).

cyber crime laptop

VPN membuat internetan jadi lebih aman. Ia meng-enkripsi lalu lintas data, jadi hanya kamu, VPN, dan website tujuan lah yang bisa melihat lalu lintas datanya. Kecil kemungkinannya pihak lain bisa menyadap jalur pengiriman data ini.

Tapi, tidak semua VPN itu jujur. Karena nyatanya ada juga aplikasi VPN abal-abal yang malah melacak browsermu dan menggunakannya untuk mengambil data di perangkatmu.

Lalu gimana? Gunakan VPN yang berbayar dan populer, seperti ExpressVPN, IPVanish, CyberGhost, dan NordVPN.

7. Gunakan pengaman layar laptop

Hilangnya data penting bisa terjadi karena hal sepele, misalnya kamu yang lupa menurunkan brightness (kecerahan) pada layar atau lupa menutup layar ketika meninggalkan laptop sendirian untuk pergi ke toilet.

Bagaimana bisa? Sebenarnya simpel, manusia pada dasarnya adalah mahluk yang penuh dengan rasa penasaran dan akan secara alami melirik ke sesuatu yang ingin diketahui.

Ini juga berlaku untukmu. Entah kamu sedang membuka laptop di kedai kopi, perpustakaan, atau pesawat, siapa pun pasti bisa melirik ke arah layar laptopmu.

Jika niat orang itu cuma sekedar melirik, tidak masalah. Tapi kalau ternyata dia orang jahat yang mau mencuri datamu ya itu sangat bahaya.

Untuk mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi, kamu bisa meningkatkan keamanan privasi dengan menambahkan pengaman layar yang dapat membatasi sudut pandang (kalau miring layar jadi gelap). Tampilannya tidak jauh beda dengan temper-glass yang biasa dipakai untuk melindungi layar hp touchscreen.

Menggunakan pengaman layar adalah cara yang tepat untuk menyelamatkan data-data penting, sambil mempertahankan pencahayaan untuk melihat layar tanpa mesti khawatir seseorang sedang menguntitmu. Pastikan kamu membersihkan layar laptop dengan sempurna sebelum menambah lapisan apapun diatasnya.

8. Pakai penutup webcam

Mungkin tidak ada hal yang bisa mengancam privasimu dengan mudahnya selain RAT (Remote Administration Tool), contohnya seperti ‘DarkComet’ yang usut punya usut bisa menggunakan kamera yang ada di laptop untuk memata-mataimu.

Meskipun secara teori LED di sebelah kamera laptop akan menyala saat kamera aktif, kenyataannya para peretas telah menemukan cara untuk menonaktifkannya baik di Windows maupun MacOS.

Cara paling mudah untuk mengatasinya adalah menambahkan penutup di depan kamera, yang dapat kamu pasang atau copot sesuai kebutuhan. Biasanya orang-orang memakai lakban atau kertas.

Kamu juga bisa menggunakan penutup webcam khusus yang bisa dibeli di tempat jual aksesori laptop atau situs jual-beli online.

9. Gunakan kabel pengaman laptop

Pengamanan berlebih laptop

Jika kamu memiliki kantor dengan konsep open-space (terbuka tanpa ada CCTV) atau menyimpan laptop tanpa pengawasan di tempat umum, kamu mesti waspada. Karena bisa saja laptopmu hilang diambil orang.

Untuk itu, kamu dapat mengurangi kemungkinan pencurian laptop dengan menguncinya ke meja menggunakan kabel pengaman yang memiliki gembok.

Beda lagi kalau kamu menggunakan laptop hanya di tempat yang kamu percayai atau tidak pernah membiarkan laptop lepas dari pandanganmu, maka kabel ini mungkin tidak terlalu diperlukan.

10. Gunakan aplikasi pelacak lokasi

Mengaktifkan layanan pelacak lokasi bisa sangat membantu jika kamu kehilangan laptop, baik karena ketidak-sengajaan atau memang dicuri.

Menggunakan aplikasi pelacak pada laptop agaknya sedikit menimbulkan risiko pada masalah privasi, karena ia dapat melacak isi data laptop.

Oleh karena itu, ini adalah keputusan pribadi yang harus kamu pertimbangkan baik-baik. Karena kamu harus menilai seberapa berharganya laptopmu, di sisi lain juga harus membiarkan aplikasi tersebut untuk mengetahui lokasimu.

11. Cegah kerusakan dengan memakai casing laptop

Terakhir, namun tidak kalah pentingnya, kamu dapat menggunakan casing alias penutup untuk mengurangi risiko laptop rusak jika jatuh atau terbentur.

Kamu bisa menggunakan casing apa pun (asal sesuai dan tidak mengganggu) untuk mencegah goresan dan menambah estetika pada tampilan laptopmu.

Kalau kamu tidak mau menggunakan casing laptop atau hard case, kamu bisa menggunakan tas laptop khusus atau tas punggung yang memiliki kantong bawaan.

Seperti yang kita lihat, hanya dengan beberapa langkah sederhana, kamu dapat melindungi privasi dan membuat laptop supaya jadi lebih aman.

Dengan cara-cara di atas, hidup akan tenang tanpa takut privasi terancam. Kalau saran ini bermanfaat untukmu, jangan lupa untuk membagikan artikel ini di sosial media yang kamu punya, sehingga orang lain juga dapat melindungi data serta laptop mereka dengan lebih baik.

Kira-kira cara apa yang biasa kamu lakukan untuk mengamankan data di laptop? Tinggalkan komentar di bawah!

Baca Juga:

0 0 vote
Article Rating

Ashya Ravika

Ashya Ravika adalah kreator konten profesional yang memiliki banyak pengalaman di berbagai startup digital ternama.

Subscribe
Notify of
guest
1 Comment
Most Voted
Newest Oldest
Inline Feedbacks
View all comments