Cara Menggunakan VPN di Android dan PC (lewat app ataupun manual yang disuruh orang IT kantor)

Bagi orang indonesia, ada dua jenis VPN: berbayar dan gratis. Berhubung kamu masuk ke artikel ini, kemungkinan kamu mau tahu cara pakai VPN gratisan yang pilihannya ada beragam: VPNHub, ProtonVPN, Tunnelbear, dam HotspotShield.

Caranya sama persis dengan VPN berbayar, cuma tampilannya saja yang kadang berda tergantung aplikasinya. Selain VPN dari aplikasi-aplikasi tersebut, kadang juga kamu disuruh orang IT kantor untuk konek ke VPN yang instruksinya adalah masuk ke setting jaringan komputer dan harus input berbagai angka.

Akan kami bahas semuanya disini, mulai dari konek ke VPN gratisan, konek ke VPN berbayar, dan konek ke VPN yang disuruh orang IT kantor.


Cara Menggunakan VPN Gratisan di Android

Ada beberapa resiko dari VPN gratisan, antara lain data browsing, login, atau bahkan password kamu bisa dicatat dan digunakan untuk yang tidak-tidak oleh si pihak VPN, apalagi kalau VPN gratisannya lokal buatan dalam negeri.

  1. Download VPNHub dari Playstore.
  2. Buka aplikasi dan klik Connect.
  3. Sekarang kamu sudah bisa mengakses semua situs tanpa pantauan pemerintah.

Jangan pernah login kemanapun kalau kamu pakai VPN gratisan, cukup pakai untuk akses situs favorit kamu saja. Dengan berlangganan VPN yang reputasinya terpercaya, semua datamu dipastikan aman.

Kenapa VPN gratisan suka melakukan yang aneh-aneh? Ya karena dia gratis, dia perlu cari uang dengan cara apapun dan salah satu caranya ya jualan data kamu ke pihak ketiga, bisa jadi dia ecommerce, pemerintahan, atau lainnya.


Cara Menggunakan VPN Berbayar di Android

Ada beberapa penyedia VPN yang bisa dipercaya, antara lain NordVPN, CyberGhost, Surfshark, dan ExpressVPN.

Usahakan langganan VPN dengan no-log policy. Ini artinya semua data pemakaian VPN kamu tidak akan pernah dicatat, jadi kalau sewaktu-waktu pemerintah menggrebek si perusahaan VPN untuk minta histori internetan, ya datanya tidak ada.

Berikut tahapnya:

  1. Langganan dari situs VPN yang kamu pilih.
  2. Download aplikasinya dari Playstore.
  3. Buka dan login ke aplikasi.
  4. Pilih negara (lebih dekat lebih cepat, saran kami Singapura).
  5. Kamu sudah terhubung ke VPN.

Cara Menggunakan VPN Berbayar di PC atau Laptop

Hampir sama dengan di Android, yang beda hanya di metode download aplikasinya. Untuk versi desktop, biasanya VPN memberi opsi mau pakai VPN lewat browser, atau mau dengan aplikasi sendiri. Saran kami pakai lewat aplikasi, jadi koneksi VPN kamu tidak terbatas di browser.

  1. Langganan VPN yang kamu pilih.
  2. Download aplikasinya dari situs resmi VPN.
  3. Buka dan login ke aplikasi.
  4. Pilih negara yang kamu suka.
  5. Kamu sudah terhubung ke VPN.

Cara Menggunakan VPN yang Disuruh Orang IT Kantor

Nah sekarang sudah 2022, tapi masih saja ada kantor yang VPN nya harus ngetik konfigurasi manual di setting setiap HP dan Laptop karyawannya.

Biasanya si orang-orang IT ini akan nyebut kata semacam IP dan DNS. Abaikan saja, cukup ikuti langkah berikut:

Pertama, di Android:

  1. Buka pengaturan hp.
  2. Klik Other connections atau Koneksi lainnya.
  3. Klik VPN.
  4. Klik ikon + (plus) untuk menambah jaringan VPN.
  5. Akan muncul form, tanya orang IT kamu untuk pengisian Server address, username, dan password.
  6. Selain tiga kolom diatas, isi saja bebas.
  7. Kalau sudah, klik Save lalu hubungkan.

Kalau kamu sudah menginstal aplikasi VPN, dia juga akan muncul di tahap kelima tadi, tapi akan lebih mudah langsung buka aplikasinya saja.

Kedua, kalau di hp Android kamu tidak ada menu VPN:

  1. Buka menu pengaturan
  2. Di kolom pencarian, ketik VPN
  3. Akan muncul menu pengaturan VPN
  4. Klik ikon + (plus) untuk menambah jaringan VPN.
  5. Tanya orang IT kamu untuk pengisian Server address, username, dan password.
  6. Selain tiga kolom diatas, isi bebas.
  7. Klik Save lalu hubungkan.

Ketiga dan yang paling susah, cara pakai VPN yang disuruh orang IT kantor di laptop Windows:

  1. Klik ikon Network yang ada di kanan bawah
  2. Pilih Network Settings
  3. Cari opsi VPN dan klik Add a VPN Connection
  4. Masukkan detil VPN berikut:
  5. Di “VPN Provider”, pilih Windows (built-in)
  6. Di “VPN Type”, pilih Automatic
  7. Di “Type of sign-in info”, pilih User name and password
  8. Selanjutnya kamu perlu isi kolom Server Address, Username, dan Password
  9. Ketiga data ini harus kamu tanyakan ke orang IT kantor, atau baca dokumentasi kantor
  10. Kalau sudah, klik Save
  11. Klik ikon WiFi > pilih koneksi VPN yang baru dibuat > klik Connect

Nah harusnya semua info diatas cukup menjawab pertanyaan kamu seputar bagaimana cara menggunakan VPN, baik itu di hp maupun laptop. Selamat dicoba.


Overview VPN di Indonesia

Kebutuhan seseorang akan internet saat ini dirasa amatlah tinggi, hal ini dikarenakan banyaknya kebutuhan yang saat ini seolah ‘memaksa’ kamu untuk menggunakan internet. Bahkan untuk hal-hal yang sebelumnya bisa kamu kerjakan tanpa internet.

Misalnya saja seputar transportasi menggunakan ojek ataupun taksi online, ataupun seputar jual beli barang menggunakan e commerce, hingga seputar konsultasi kesehatan melalui dokter. Saat ini seluruhnya bisa dilakukan dengan menggunakan internet.

Sayangnya di Indonesia sendiri kebijakan seputar internet belum lah baik, hal ini ditandai dengan banyaknya situs-situs yang sebenarnya bermanfaat namun justru diblokir, contohnya Netflix diblokir oleh grup Telkom selama 4 tahun dengan alasan dapat menyebarkan konten negatif.

Alih-alih melakukan edukasi kepada para penggunanya, pemerintah justru melakukan blokir secara membabi buta. Hal inilah yang kemudian mendorong penggunaan VPN oleh masyarakat Indonesia.


Apa itu VPN?

nordvpn

VPN yang merupakan singkatan dari Virtual Private Network pada dasarnya merupakan jaringan yang sengaja dibuat dengan tujuan menjaga keamanan si pemakainya apabila sedang menggunakan internet.

VPN bekerja dengan cara menghubungkan laptop, HP, tablet, dan gadget apapun yang kamu gunakan ke komputer (server) di suatu tempat dan “menggunakan” server tersebut untuk membuka internet.

Sehingga yang kemudian terjadi adalah, seolah-olah kamu sedang melakukan browsing melalui komputer server tersebut. Hingga pada akhirnya lokasi kamu yang sebenarnya akan menjadi sulit dilacak oleh orang lain.

Keuntungan dari penggunaan VPN adalah sebagai berikut ini:

  • Mengatasi masalah restriksi geografik yang biasanya ada pada situs-situs streaming audio dan video. Misalnya kamu membuka video di Youtube yang eksklusif hanya bisa dibuka di Amerika Serikat, sedangkan kamu berada di Indonesia. Kamu bisa menggunakan VPN yang ber-server di Amerika Serikat dan membuka video tersebut.
  • Melakukan perlindungan terhadap diri sendiri apabila sedang menggunakan hotspot WiFi di ruang publik. Namun perlu diketahui, saat ini sudah jarang orang yang menggunakan VPN semata-mata hanya untuk alasan keamanan.
  • Mengakses beberapa situs berbagi files yang biasanya diblokir di beberapa negara. Bahkan kamu bisa mengakses torrent yang seringkali mengalami pemblokiran. Karena berkaitan dengan aspek legal dan pembajakan, kami tidak menyarankan kamu mengaksesnya.
  • Mengakses Netflix dan media streaming atau situs lainnya, yang diblokir pemerintah karena alasan konten tidak senonoh.

Adapun kerugian bagi kamu yang ingin menggunakan VPN adalah sebagai berikut ini:

  • Kebanyakan dari VPN provider yang ada di internet akan memberikan batasan-batasan tertentu. Lebih jauh lagi batasan yang paling banyak digunakan adalah batasan bandwith ataupun batasan kecepatan internet.
  • Menggunakan VPN merupakan hal yang abu-abu, dan cenderung mengarah kepada hal yang illegal di Indonesia. Oleh karena itulah kamu harus menggunakan VPN dengan sebaik-baiknya, bertanggung jawab, dan kami sangat tidak merekomendasikan kamu menggunakan VPN untuk melakukan hal-hal yang melanggar hukum di Indonesia.
  • Rugi uang dikarenakan VPN yang mendadak tidak berfungsi. Perlu diketahui bahwa semakin canggih VPN provider membuat semakin banyak pula orang yang mengembangkan aplikasi ataupun software anti VPN. Jangan kaget misalnya kamu hari ini masih bisa mengakses Netflix dengan menggunakan VPN provider berharga mahal yang kamu punya, namun mendadak keesokan harinya sudah tidak bisa karena mereka telah mengembangkan sistem anti VPN untuk melawan VPN mu.

Lihat juga: 8 Rekomendasi TV Series Netflix Terbaik


Menggunakan VPN Dengan VPN Client

Cara termudah untuk menggunakan VPN di PC adalah dengan menginstall VPN client, ataupun menambahkan aplikasi VPN client secara langsung di dalam browser yang kamu gunakan. Cara ini adalah cara yang paling praktis dibandingkan bila kamu harus melakukan setting VPN secara manual.

Ada beberapa VPN client yang saat ini banyak digunakan oleh orang-orang di luar sana, misalnya TunnelBear, CyberGhost, StrongVPN, ExpressVPN, NordVPN, HideMyAss, dan Pure VPN. Sebenarnya masih banyak lagi VPN yang lazim digunakan di sini, namun rasanya sih terlalu banyak bila disebutkan semua.

Dari sekian banyak VPN yang digunakan, ada beberapa pertimbangan yang harus kamu ketahui mengapa VPN yang satu bisa lebih baik dari VPN yang lainnya, dan hal ini amatlah berkaitan dengan kebutuhan internetmu!

  1. Bila membutuhkan keamanan dalam mengakses jaringan rumah maka kamu sama sekali tidak membutuhkan VPN. Hal ini dikarenakan jaringan VPN diperuntukkan bagi kamu yang ingin mendapatkan keamanan dalam mengakses jaringan luar bukan jaringan ke rumahmu sendiri (Local Area Network).
  2. Bila kamu merupakan casual browser alias seseorang yang menggunakan internet untuk kebutuhan sehari-hari yang meliputi rekreasi ataupun sesekali ketika bekerja dan membuat tugas. Terlebih lagi jika kamu merupakan orang yang sering menggunakan jaringan WiFi di publik, maka kamu adalah orang yang membutuhkan VPN. Untuk kamu yang golongan ini maka kamu tidak butuh VPN ber-bandwith besar melainkan bandwith sekenanya saja. Saran kami kamu bisa memilih untuk menggunakan VPN yang gratis bila hanya untuk casual browsing
  3. Bila kamu butuh geoshift location maka kamu bisa memilih VPN yang menawarkan lokasi sesuai keinginanmu. Tapi apa itu geoshift location? Pernah menonton siaran bola dan kemudian mendadak diacak karena “eksklusif hanya untuk penonton di Malaysia (misalnya)”. Kamu yang berada di Indonesia tentu saja harus gigit jari bukan? Tentu tidak bila kamu memanfaatkan fitur geoshift location dari VPN yang ada. Dengan menggunakan VPN tertentu kamu bisa ‘seolah-olah’ berada di Malaysia sehingga bisa menonton tayangan tadi. Biasanya sih dalam konteks nyata, orang-orang yang butuh geoshift location kebanyakan adalah penonton TV atau serial berbayar di internet.

Lalu apa saja kriteria VPN Provider yang baik? Sebenarnya tidak ada kriteria mutlak mengenai VPN Provider yang baik. Karena hal ini amat berkaitan dengan kebutuhanmu sebagai pengguna internet.

Tapi agar kamu tidak salah pilih, kamu bisa mengikuti beberapa panduan di bawah ini untuk memilih VPN Provider yang ada.

  • Protokol yang didukung oleh provider – mungkin bahasan ini agak sedikit kompleks, terutama bagi kamu yang masih awam di dunia VPN. Singkat cerita semakin banyak protokol yang didukung oleh provider artinya semakin baik kualitas penyedia VPN tersebut.
  • Jumlah server yang dimiliki – memang tidak bersifat mutlak, tapi sebagaimana yang telah kami jelaskan sebelumnya bahwa salah satu tujuan seseorang menggunakan VPN adalah untuk ‘memindahkan lokasi’ aslinya alias geoshift location. Kamu yang misalnya butuh membuka laman website yang eksklusif hanya bisa dibuka dari negara-negara Uni Eropa tentunya butuh VPN yang menyediakan server di negara-negara ini, dan begitupun untuk kasus-kasus serupa.
  • Jumlah koneksi yang diinginkan – kamu yang masih jomblo ataupun memang hanya membutuhkan jaringan ini sendiri tentunya tidak membutuhkan provider VPN yang kompleks. Akan tetapi kamu yang berharap seluruh anggota keluargamu bisa menggunakan VPN sebaiknya berlangganan VPN yang memungkinkan untuk diakses lebih dari satu perangkat sekaligus.
  • Adanya limit dari bandwith ataupun restriksi lainnya – di era “pre-streaming” barangkali pembatasan kecepatan internet bukanlah hal yang dipermasalahkan. Namun saat ini dimana banyak orang melakukan streaming video dan musik dalam kesehariannya berinternet, tentu restriksi macam ini akan membuat jengkel. Nah saat ini banyak VPN gratis yang tidak membatasi kecepatanmu kok, tentunya VPN macam ini cocok untukmu yang memiliki keuangan yang terbatas.
  • Log aktivitas user – salah satu hal yang cukup disayangkan adalah bila suatu provider memiliki log aktivitas user. Pilihlah VPN provider yang tidak mencatat log apapun dari user-user mereka. Tapi sebenarnya toh pencatatan log ini merupakan downside yang cukup lazim dari para VPN provider, sehingga amat jarang ada VPN provider yang terang-terangan berani bilang bahwa mereka memiliki pencatatan tersebut.
  • Metode pembayaran – salah satu pertimbangan bagi kamu yang ingin menikmati jasa VPN provider adalah tentu saja metode pembayaran yang ditawarkan oleh si penyedia jasa. Semakin banyak pilihan metode pembayaran, maka akan semakin mudah bagi kamu untuk memanfaatkan jasa yang mereka tawarkan tersebut.

Apabila kamu masih bingung mengenai pilihan VPN yang bagus, kami telah menyiapkan rangkuman beberapa VPN provider yang direkomendasikan. Berikut diantaranya!

TunnelBear – bila kamu merupakan penggemar hal yang gratis maka TunnelBear merupakan salah satu VPN provider gratis terbaik yang bisa kamu dapatkan di internet. Sayangnya dengan menggunakan TunnelBear versi gratis ini kamu hanya bisa berselancar hingga 500 MB per bulan.

Kalau kamu ingin menambahkan batasan tersebut kamu bisa meng-upgrade nya seharga US$ 7.99 per bulan atau US$ 4.16 per bulan bila langsung membayar satu tahun. Dengan membayar ini kamu bisa mendapatkan penawaran berikut:

  1. Bandwith tidak terbatas dengan menggunakan VPN.
  2. Jumlah perangkat maksimal untuk menggunakan satu akun sejumlah 5 buah.
  3. Server yang terletak di 20 negara di seluruh dunia.

Kekurangan dari TunnelBear adalah tidak mendukung aktivitas yang berhubungan dengan file sharing dan bahkan secara terang-terangan mereka memblok BitTorrent. Selain itu kecepatannya pun tidak sebaik VPN provider rekomendasi kami lainnya.

tunnelbear

ExpressVPN – salah satu VPN provider yang memiliki tampilan yang jernih dan menurut kami termasuk yang paling mudah untuk digunakan. Bahkan oleh kamu yang belum familiar dengan VPN provider.

ExpressVPN juga kami rekomendasikan karena memiliki lebih dari 2000 server yang tersebar di 94 negara, dengan kecepatan di atas rata-rata, serta keamanan yang menurut kami termasuk yang paling tinggi.

Mereka juga tidak memiliki kebijakan pencatatan log aktivitas dari user-user mereka, tidak memiliki batasan bandwith ataupun restriksi, serta tidak memiliki aturan pemblokiran apapun sehingga tidak akan mengganggu aktivitasmu di dalam berinternet ria.

Sayangnya untuk mendapatkan seluruh nya kamu harus merogoh kocek dalam-dalam, yakni sejumlah US$ 8,32 per bulannya atau sekitar 110-130 ribu per bulannya tergantung kurs rupiah saat kamu membayar. Wah harga yang cukup mahal bukan?

Oleh karena itulah pada akhirnya ExpressVPN hanya kami rekomendasikan bagi kamu yang benar-benar membutuhkan VPN. Misalnya terkait pekerjaan ataupun hal-hal lain yang sifatnya wajib dan mendesak dalam kehidupan sehari-hari.

Adapun kamu yang membutuhkan VPN untuk aktivitas kasualmu berinternet, maka kami tidak menyarankan kamu untuk berlangganan ExpressVPN. Kecuali memang kamu memiliki budget yang berlebih, tentu saja!

StrongVPN – bila TunnelBear menurut kami diperuntukkan bagi kamu yang merupakan casual user, dan ExpressVPN lebih diperuntukkan bagi kamu yang merupakan power user alias pengguna reguler yang benar-benar butuh. Maka StrongVPN sukses mengakomodir keduanya.

StrongVPN merupakan salah satu VPN yang bersifat versatile alias bermanfaat bagi banyak orang, tidak peduli latar belakang penggunaanya. Mencakup 43 negara, protokol keamanan lengkap, serta tanpa adanya restriksi apapun. Mereka bahkan tidak peduli bila kamu mengakses torrent, Netflix, dan semacamnya.

Lebih jauh lagi mereka pun tidak melakukan pencatatan log dari para pengguna mereka. Sayangnya penggunaan maksimal per akun dibatasi oleh StrongVPN sebanyak dua perangkat saja sekaligus.

Selain itu untuk mendapatkan seluruh penawaran yang menarik ini, kamu harus merogoh kocek yang lebih murah dari beberapa VPN provider lainnya, yakni hanya sebesar US$ 5,83 per bulan bila langsung bayar satu tahun. Sayangnya kalau kamu hanya sanggup membayar bulanan, kamu harus merogoh kocek hingga US$ 10 per bulan atau 130-150 ribu rupiah tergantung kurs rupiah saat kamu membayar.

Sekali lagi kami disini hanya mencoba memberikan kamu sedikit ilmu mengenai cara menggunakan VPN di PC. Perlu diingat bahwa dengan menggunakan VPN maka kamu telah memahami konsekuensinya dan harus menggunakan VPN dengan bertanggung jawab, alias tidak melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan norma yang ada.

Fakhri Zahir

Pengguna berbagai jenis laptop mulai dari laptop gaming, hybrid, hingga macbook sejak 2009. Produk seputar gaming yang pertama kali dikenalnya adalah Nokia N-Gage QD yang rilis tahun 2004, sejak saat itu ia mulai tertarik mencoba berbagai jenis gadget dan laptop untuk kebutuhan personal, akademis, maupun profesional. Beberapa jenis laptop yang pernah dimilikinya secara personal antara lain Acer Nitro, Macbook Pro, Lenovo ThinkPad, hingga Asus TUF. Di luar di dunia digital sebagai konten kreator dan entrepreneur, Fakhri merupakan seorang dokter lulusan Universitas Indonesia yang kini tengah menempuh pendidikan dokter spesialis jantung.

Subscribe
Notify of
guest
2 Komentar
Terpopuler
Terbaru Terlama
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar