Cara Overclock Android (2019)

Ketika membeli smartphone terutama yang menggunakan perangkat Android, kalian pasti akan memilih harganya terlebih dahulu, baru kemudian prosesornya, untuk mengetahui manakah yang paling tepat sesuai dengan kebutuhan kalian.

Contoh prosesor ada banyak seperti: Exynos, Qualcomm, Snapdragon, MediaTek (MTK), ARM, Tegra dan diikuti dengan kecepatan serta jumlah core atau inti yang dimiliki, contohnya seperti: 1GHz, 1,5GHz, quad-core, dual-core dan lain sebagainya.

Inti dari prosesor tersebut sudah terbilang cepat, bayangkan kalau inti dari prosesor sebuah ponsel menjadi lebih cepat, tentu saja proses nya akan lebih cepat selesai, gerakan lebih mulus dan lain sebagainya.

Ada caranya untuk membuat inti dari prosesor pada ponsel kalian menjadi lebih cepat, Overclock lah jawabannya. Overclock adalah cara untuk menjalankan prosesor pada kecepatan di atas kecepatan standar dari bawaan pabriknya.

Sebagai contoh ketika kalian memiliki ponsel dibawah spesifikasi ponsel Samsung Galaxy S4 yang memiliki prosesor 1,6GHz. sedangkan kalian hanya memiliki ponsel yang berprosesor 1GHz, kalian bisa menyetarakan prosesor ponsel kalian menjadi sama dengan ponsel Samsung Galaxy S4.

Baca: Pilihan smartphone gaming untuk budget terbatas


Kelebihan dan Kekurangan Overclock

Ketika melewati suatu jalan pintas, maka akan selalu ada kelebihan dan kekurangannya, sebuah resiko harus diambil kalau ingin melewati suatu jalan pintas. Hal ini pun terjadi pada cara overclock yang dilakukan pada ponsel android kalian. Ada kelebihan dan kekurangannya dalam menjalankan cara overclock ini.

Kelebihannya tentu saja aplikasi pada ponsel kalian menjadi lebih cepat dan berjalan dengan lancar, game pada ponsel kalian akan berjalan dengan lebih mulus tanpa patah-patah, sistem menjadi lebih responsif dan hanya membutuhkan waktu operasional yang lebih sedikit. Anda pun bisa memainkan game-game terbaik android dengan mulus, namun tetap bergantung pada spesifikasi ponsel.

Kalau ponselnya saja keluaran tahun 2013, ya tetap tidak mungkin dong main PUBG Mobile dengan mulus di settingan grafik maksimum, segimanapun anda overclocknya.

Sementara untuk kekurangannya, penggunaan overclock dapat membuat system yang ada pada ponsel android kalian menjadi lebih panas, hal ini dikarenakan prosesor yang bekerja, diforsir lebih keras dan membutuhkan daya listrik yang lebih besar, yang membuatnya mengumpulkan panas lebih tinggi dan membuat baterai dari ponsel android kalian menjadi lebih boros dari sebelumnya.

Resiko dari overclock juga tinggi, resiko umum seperti mati total (brick), perangkat android tidak bisa memasuki sistem OS (bootloop), menyebabkan nomor kode Imei hilang dan kekurangan yang terakhir adalah memperpendek usia ponsel kalian.


Cara Overclock Ponsel Android

Cara awal dalam melakukan overclock dengan aman ialah anda butuh Akses Root.

Root adalah sebuah sistem akun yang memungkinkan sang penggunanya dapat mengatur, menghapus dan menambah pengaturan ke sistem Android. Jadi ibarat kata, Root itu seperti memaksa Android melakukan kinerja yang seharusnya tidak bisa. Salah satunya memperkuat kinerja prosesor.

Ketika kalian sudah melakukan proses Root, maka kalian akan mendapatkan keuntungan pada beberapa aplikasi utility, seperti Root Explorer, Chainfire, RAM Expander, Rakun Optimizer, Link2SD, Hexacomb, Z-Screenrecorder dan lain sebagainya.

Kegunaan dari aplikasi tersebut ialah untuk mengedit build.prop, menghapus aplikasi bawaan pabrik ponsel kalian dan lain sebagainya. Kalian bisa menemukan berbagai aplikasi tersebut di Google Play.

Untuk mengetahui apakah ponsel kalian sudah di Root atau belum, kalian bisa mengeceknya dengan mengunduh aplikasi Terminal Emulator, setelah diunduh, kalian masuk dan ketik “SU” apabila hasilnya adalah tanda pagar “ # ” artinya perangkat ponsel kalian telah sukses atau telah melakukan Root.

Selanjutnya, setelah kalian memiliki akses Root pada ponsel android kalian, untuk melakukan Overclock maka kalian membutuhkan beberapa aplikasi pendukung untuk melakukan Overclock diantaranya:

1. Set CPU

Yang pertama ialah aplikasi Overclock yang bernama Set CPU, aplikasi ini bisa kalian unduh melalui Google Play. Perlu diingat aplikasi ini berbayar alias tidak gratis, jadi siapkan biaya yang akan dibayarkan untuk mengunduh aplikasi Set CPU Berikut adalah langkah-langkahnya:

  • Sudah mempunyai Akses Root
  • Unduh aplikasi Set CPU di Google PlayStore, kemudian buka aplikasinya
  • Setelah masuk, kalian dapat memilih Contine Recommended, yang berarti rekomendasi pengaturan yang pas dari aplikasi Set CPU Apabila kalian memilih Costum Setup Advanced, berarti kalian dapat mengatur secara bebas sesuai dengan keinginan kalian. Disarankan memilih Costum Setup Advanced.
  • Setelah itu, kaliah pilih Set on Boat dan kalian pilih yang memiliki performa tinggi yaitu MHz max dan MHz yang memiliki tingkat min paling tinggi
  • Setelah pengaturan menjadi maksimal, lalu kalian pilih menu Profiles di sebelah menu Main. Kemudian kalian centang pada bagian Enable Profile lalu pilih dan kalian tekan tanda plus “ +”.Set CPU
  • Pilihlah mode mana yang ingin di Overclock, apakah High Temp, Charging Any, Web Browsing atau Screen off yang ingin kalian overclock. Artinya fituroverclock pada Set CPU ini hanya akan aktif pada kondisi tertentu, sebagai contoh kalian pilih App kemudian kaliah pilihApps pada Choose App Type.Profile Edit Set CPU
  • Selanjutnya cari aplikasi yang ingin kalian maksimalkan jika kalian membukanya. Setelah kalian memilih aplikasi mana yang ingin kalian maksimalkan kalian pilih Next.
  • Yang terakhir, pastikan kalian mengubah Set the I/O Scheduler menjadi CFQ.Set I/O Scheduler jadi CFQ
  • Selesai, dan perlu diingat bahwa dalam meng-overclock alangkah baiknya tidak terlalu drastis dalam menaikkan CPU nya demi meminimalisir kerusakan yang terjadi.

2. AnTuTu CPU Master

Yang kedua ialah AnTuTu CPU Master, sebuah aplikasi yang dapat meng-Overclock dan meng-Underclock ponsel android kalian.

Aplikasi ini bisa mengoptimalkan atau menghemat baterai ponsel kalian. Aplikasi ini terdapat berbagai macam fitur penting seperti melakukan pengaturan pada CPU dari ponsel kalian.

Terdapat menu Max atau Overclock yaitu untuk mengatur agar sistem ponsel dapat lebih optimal dan kinerja dari ponsel kalian menjadi meningkat, sebagai contoh untuk bermain game agar tidak ngelag.

Kemudian ada menu Min atau Underclock yaitu untuk mengatur agar sistem pada ponsel kalian menurunkan kinerjanya dan tentunya dapat menghemat baterai ponsel kalian, biasanya keadaan ini digunakan saat ponsel kalian dalam keadaan menelepon, sms atau dalam keadaan yang terkunci.

Di menu lainnya terdapat fitur untuk mengatur ponsel kalian agar dapat mengoptimalkan dan mengurangi kinerjanya secara otomatis, yaitu dengan men-setting profile-nya. Profile-nya sendiri terdapat berbagai macam misalnya, charging, screen off, in call, low battery dan temperature heat.

Menu selanjutnya terdapat fitur untuk mengatur ponsel kalian agar GPU atau yang biasa disebut prosesor grafis tersebut dapat mengoptimalkan dan mengurangi kinerja dari GPU pada ponsel kalian.

Untuk GPU sendiri memang jarang digunakan, karena tidak semua ponsel android bisa dan tidak dianjurkan karena dapat mengakibatkan kesalahan sistem pada ponsel kalian.

Pada menu yang terakhir terdapat menu untuk melihat sistem informasi dari ponsel android kalian. Terdapat beberapa informasi seperti model, sistem, baterai, CPU, Hardware yang ada pada ponsel android kalian.

Untuk lebih jelasnya bagaimana penggunaan aplikasi AnTuTu CPU Master, berikut beberapa langkah untuk menggunakan aplikasi ini:

  • Yang pertama ialah, kalian harus mengunduh aplikasi AnTutu CPU Master ini di Google PlayStore, setelah selesai mengunduh kalian buka aplikasi ini.
  • Ikuti saja langkahnya, apabila telah selesai, maka prosesor kalian sudah bertambah maksimal kecepatannya. Jika kurang jelas, ikuti saja langkah nya pada gambar berikut ini:

Kesimpulan

Beberapa langkah telah dirangkum tentang bagaimana caranya meng-Overclock pada ponsel android kalian, sebenarnya masih banyak aplikasi lainnya lagi yang bisa meng-Overclock ponsel android kalian.

Namun, dalam penggunaan dan langkah-langkahnya semuanya hampir mirip dan intinya semuanya bertujuan untuk membuat sistem android yang ada pada ponsel kalian menjadi ngebut alias dalam mode yang maksimal.

Tetap sabar apabila ponsel kalian memang tidak bisa di overclock dan tetap hati-hati apabila ponsel kalian bisa di overclock jangan sampai ponsel kalian menjadi rusak setelah sistemnya di overclock. Semoga sukses!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *