Cara Overclock Prosesor Laptop dan PC

Overclock adalah mendorong performa dari komponen laptop atau PC agar lebih maksimal. Overclocking biasanya dilakukan pada Processor dan Graphic Card untuk membuatnya beroperasi lebih keras dan lebih cepat ketimbang bawaan pabriknya.

Dengan cara ini, anda bisa membeli sebuah processor yang biasa saja dan tidak terlalu mahal, kemudian tingkatkan kinerjanya sehingga anda bisa menikmati performa layaknya processor mahal.

Satu hal penting yang perlu dipahami adalah, overclocking bukan untuk orang bermental tempe. Proses overclock memiliki banyak sekali resiko dan rintangan. Namun, jika anda melakukannya dengan benar, maka anda bisa main game-game dengan grafik terbaik di komputer yang biasa saja!


Apa Itu Overclock?

Inti dari overclock yaitu membuat mesin bekerja lebih keras dari sebelumnya, tetapi juga harus dijaga jangan sampai laptop kepanasan dan mengakibatkan masalah.

Ketika overclocking, berarti anda meningkatkan voltase agar prosesor bekerja lebih keras. Peningkatan voltase ini juga mengakibatkan peningkatan suhu. Pada umumnya, batas bahaya ketika menjalankan proses overclock pada processor yaitu 86 derajat celsius.

Suhu 86 derajat celcius memang tidak akan langsung membakar processor. Namun, jika hal tersebut sering terjadi, dan berlangsung dalam waktu lama, maka bisa sangat berbahaya.

Nah, setelah anda memahami pengertian overclock laptop dan risiko yang bisa ditimbulkan, selanjutnya adalah bagaimana cara overclock laptop dengan aman, baik itu prosesor Intel maupun AMD.

Pahami betul ulasan risiko yang sudah dijelaskan di atas, karena langkah-langkah dibawah bisa sangat berbahaya!

Cek juga: 9 Game Perang PC yang Wajib Dimainkan!


Overclock Dari BIOS

CPU Host Clock Control BIOS

Overclock idealnya dilakukan dari BIOS (Basic Input Output System). Ini adalah cara yang paling umum digunakan karena anda punya kontrol penuh atas sistem, sehingga mengurangi resiko kerusakan. Berikut tahap-tahapnya:

  1. Masuk ke BIOS bawaan laptop dengan cara nyalakan laptop, lalu tekan F1, F2, F8, atau Del secara berulang-ulang sampai halama BIOS terbuka
  2. Setelah masuk sistem BIOS, carilah menu tab untuk pengaturan CPU
  3. Aktifkan CPU Host Clock Control pada halaman setting CPU
  4. Cobalah naikkan frequency CPU sebesar 5%, dan simpan
  5. Selanjutnya restart laptop tersebut dan periksa stabilitasnya
  6. Coba pakai laptop tersebut sekitar 30 menit secara normal atau main game, dan jika tidak ada yang aneh dengan laptop tersebut, maka bisa naikkan lagi frekuensi CPU secara bertahap. Jangan naikkan lebih dari 20%
  7. Ulangi proses menaikkan frekuensi dan cek stabilitas. Pastikan laptop benar-benar bisa digunakan tanpa gangguan

Sebaiknya teruslah amati untuk kemungkinan munculnya gejala-gejala yang aneh seperti suhu terlalu panas, aplikasi sering macet, atau bahkan muncul tampilan blue screen.

Kalau beberapa masalah itu terjadi, segera lakukan shut down laptop, kemudian masuk ke BIOS lagi, dan kurangi frekuensi CPU secara bertahap.

Baca: Mengenal Google Stadia, ‘Netflix’ nya Gaming


Overclock Dengan Intel Extreme Tuning Utility dan AMD Overdrive

Cara yang kedua yaitu dengan menggunakan software generik untuk mengubah voltase CPU dan timing. Pada dasarnya, cara overclock processor laptop dengan software tambahan ini mirip dengan ketika anda mengubah clock speed dari BIOS .

Biasanya, BIOS laptop tidak mengizinkan software untuk dapat melakukan perubahan setting voltase. Jadi, yang harus anda lakukan adalah gunakan software yang diizinkan untuk mengubah settingan CPU, contohnya adalah software resmi Intel Extreme Tuning Utility atau AMD Overdrive.

Download aplikasi diatas sesuai jenis CPU yang anda gunakan (Intel atau AMD), instal, buka aplikasim dan cari bagian untuk pengaturan setting CPU.

Atur dan cobalah naikkan setting front-side bus multiplier menjadi 5%, kemudian uji main game selama 30 menit. Kalau semua stabil (termasuk temperatur), naikkan lagi sebesar 5% dan uji lagi 30 menit. Sama seperti overclocking dari BIOS, jangan pernah naikkan diatas 20%.

Cara ini hampir sama ketika anda melakukannya pada sistem BIOS di atas, bedanya cuma anda melakukannya dari software dan bisa diuji secara real-time.

Nah, agar kami bisa menguji stabilitas sistem prosesor pada laptop anda, maka bisa menggunakan software stress testing untuk mengengetahui seberapa jauh perubahan yang terjadi setelah melakukan overlock.

Namun, jika memang muncul gejala yang aneh bahkan sapai laptop macet atau muncul bluescreen, maka sebaiknya turunkan kembali setting CPU Multiplier sesuai dengan standar.

Kalau anda yakin program overclock ini bikin masalah, bahkan sesudah restart pun tetap langsung bermasalah sampai tidak bisa buka setting apapun, coba masuk ke safe mode supaya tidak ada program lain yang di load kecuali bawaan windows. Setelah itu anda bisa hilangkan program overclock ini dari list program startup, atau langsung saja uninstall ketika didalam safe mode.

Kesuksesan besar datang dengan resiko yang besar pula. Demikian juga halnya dengan overclocking, kalau anda berani mengambil resiko laptop kenapasan bahkan sampai rusak, maka lakukan semua eksperimen yang dijabarkan diatas. Semoga sukses!

Summary
Author Rating
1star1star1star1star1star
Aggregate Rating
no rating based on 0 votes
Software Name
Intel Extreme Tuning Utility
Operating System
Microsoft Windows
Software Category
Tuning

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of