9 Laptop Gaming 10 Jutaan Terbaik di 2021

Percaya atau tidak di tengah-tengah inflasi yang menyebabkan banyak barang harganya menjadi selangit, ada beberapa barang yang justru harganya semakin lama menjadi semakin murah. Barang tersebut adalah laptop.

Bila di zaman dahulu kamu baru bisa menikmati berbagai macam game apabila memiliki laptop gaming yang memiliki harga belasan hingga puluhan juta rupiah, saat ini ada banyak perusahaan yang membuat laptop gaming dengan harga miring.

Lebih jauh lagi, kami coba mengulas beberapa laptop gaming murah terbaik yang saat ini bisa kamu beli. Nah harapannya kamu bisa mempertimbangkan plus minus dari laptop gaming 10 jutaan di bawah ini agar tidak menyesal setelah membelinya.

Cek juga: Peringkat semua kartu grafik Nvidia dan AMD


1. MSI GF63 THIN 10SC

MSI GF63 THIN 10SC

  • CPU: Intel Core i5-10500H + HM470
  • GPU: Nvidia GeForce GTX 1650 Max-Q 4GB GDDR6
  • Layar: 15.6-inch FHD (1920×1080), IPS-Level
  • RAM: 8 GB DDR4 3200Mhz
  • Penyimpanan: 512GB NVMe PCIe SSD
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: 1x USB-C 3.1, 3x USB-A 3.1, RJ45, HDMI
  • Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5.1
  • Dimensi: 359 x 254 x 21,7 mm
  • Berat: 1,86 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Seperti semua laptop MSI lain, harga yang sangat murah dengan komponen internal canggih menjadi daya tarik terbesarnya. MSI GF63 Thin 10SC adalah laptop gaming murah yang ditujukan untuk kamu yang fokus pada performa, bukan build quality apalagi desain.

Meski desainnya standar, tapi menurut kami ia sedikit lebih enak dipandang ketimbang laptop-laptop MSI pada umumnya yang sangat besar dan tebal. ia bahkan sudah menggunakan bezel tipis sehingga ukurannya tidak terlalu besar walau layarnya 15.6 inci.

Dari segi performa, tentu tidak ada yang bisa mengalahkan di rentang harga 10 jutaan. Dilengkapi prosesor Intel Core i5 generasi kesepuluh dan kartu grafik GTX 1650 Max-Q, semua game-game terbaru bisa kamu mainkan meski tentunya bukan di settingan rata kanan, melainkan justru cenderung geser kiri.

Port nya lengkap, ada USB A, USB C, RJ45, dan HDMI. Satu hal yang perlu kamu pikirkan di awal adalah RAM bawaan yang cuma 8GB, saran kami langsung minta tukar tambah ke 16GB. Cek juga review MSI GF63 (2020).


2. LENOVO IDEAPAD GAMING 3i

LENOVO IDEAPAD GAMING 3i

  • CPU: Intel Core i5 10300H
  • GPU: Nvidia GTX1650Ti 4GB
  • Layar: 15.6-inch FHD (1920×1080) 60hz
  • RAM: 8GB DDR4 2933Hz (up to 16GB)
  • Penyimpanan: 1TB HDD
  • Port: 2x USB-A 3.1 (Gen 1), 1x USB-C 3.1, HDMI 2.0, RJ45, Audio combo, Novo hole
  • OS: Windows 10 Home
  • Konektivitas: Wi-Fi 6, Bluetooth 5
  • Dimensi: 359 x 249.6 x 24.9 mm
  • Berat: 2.2 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Ini adalah laptop gaming yang tidak seperti laptop gaming, baik dari bentuk maupun harganya.

Untuk yang belum tahu, huruf “i” di bagian belakang nama laptop ini berarti ia pakai Intel, bukan AMD. Kalau dilihat sekilas sudah pasti kekurangan terbesarnya ada di penyimpanan yang masih pakai HDD.

Ini tentu hambatan besar untuk gaming karena kecepatan transfer data sangatlah penting, untungnya laptop ini menyediakan 1 slot kosong SSD, jadi kalau kamu mau yang versi HDD+SSD kamu perlu tambah sekitar 1 juta rupiah saja. Alternatif lain adalah kamu bisa tukar tambah HDD yang ada didalamnya dengan SSD untuk irit biaya.

Dari pengujian gaming, Lenovo IdeaPad 3i mendapat 140fps di COD Warzone dengan setting grafik medium-high, 90fps di PUBG dengan setting high, dan 5fps untuk Assassin’s Creed Oddyssey. Semua masih layak main!

Beberapa kelebihan lain laptop ini adalah desainnya yang elegan dan simpel, keyboard yang enak, dan backlit keyboard yang nyaman dipandang. Kekurangannya selain (masih) pakai HDD adalah sistem pendinginan laptop yang kurang baik.

Kami beberapa kali mendapati thermal throttling ketika sedang gaming super intens. Untuk mengatasinya sebaiknya ganti thermalpaste setelah kamu beli, dan usahakan selalu pakai cooling pad serta main game hanya di ruangan ber-AC. Selalu colok juga laptop ini ke sumber listrik karena performanya turun jauh kalau tidak sambil dicolok ke listrik.


3. MSI GL63 8RC

MSI GL63

  • CPU: Intel Core i5-8300H (2.3 GHz up to 4.0 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1050 4 GB GDDR5
  • Layar: 15,6-inch IPS FHD (1920 x 1080)
  • RAM: 4 GB DDR4
  • Penyimpanan: 1 TB HDD
  • Port: 1x USB-C 3.1 Gen 1, 3x USB-A 3.1 Gen 1, HDMI 4K @30Hz, RJ-45, Audio combo, Mini DisplayPort
  • OS: Windows 10 Home
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth 5
  • Baterai: 41 Wh
  • Dimensi: 383 x 260 x 29 mm
  • Berat: 2,2 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

MSI GL63 8RC merupakan salah satu laptop gaming 10 jutaan yang menurut kami terbaik dari segi price to performance.

Dengan screen to body ratio mencapai 82% ditambah bezel tipis laptop ini menjadi salah satu laptop gaming murah dengan penampilan yang ganteng. Hanya saja memang untuk menyesuaikan harga, laptop ini dibuat dengan kebanyakan material plastik.

Perlu diingat kalau memang MSI membuat laptop gaming ya untuk gaming saja, bukan untuk kerja, dibawa-bawa, apalagi meeting.

Dari segi dapur pacu memang tidak ada yang istimewa, tapi dengan jeroan ini kamu tapi sudah bisa memainkan mayoritas game baru di setting mid-low dengan memuaskan kok.


4. LENOVO LEGION 5i

Lenovo Legion 5i

  • CPU: Intel Core i5-10300H (12M Cache, up to 4,50 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1650 4GB GDDR6
  • Layar: 15,6-inch IPS FHD (1920 x 1080) 120Hz
  • RAM: 8GB DDR4
  • Penyimpanan: 512 GB M.2 2280 NVMe SSD
  • Port: 4x USB-A 3.1 Gen 1, 1x USB-C 3.1 Gen 1, HDMI 2.0, RJ-45, Audio combo, Security key
  • OS: Windows 10 Home
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth 5.0
  • Baterai: 60 Wh
  • Dimensi: 365 x 260 x 24.2 mm
  • Berat: 2,3 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Di antara Lenovo Legion lainnya, laptop Legion 5i (10300H, GTX 1650) merupakan salah satu lini termurah yang bisa kamu beli. Tentu saja downside dari ini adalah kemampuannya yang tidak bisa disejajarkan dengan laptop Lenovo seri Legion lainnya.

Keyboard dan touchpad Legion 5i ini patut diacungi jempol, karena memiliki sentuhan yang halus dan responsive, serta memiliki arrow keys yang unik karena sedikit menjorok kearah touchpad.

Meski tidak memiliki dapur pacu yang mentereng, laptop ini mampu memainkan beberapa game kelas atas di setting ultra dengan frame rate berkisar antara 20-30 FPS, bukan yang terbaik namun masih playable!

Selain untuk gaming, laptop ini juga sangat cocok digunakan untuk urusan desain. Sayangnya tampilan laptop ini mungkin membosankan untuk fans Lenovo, karena sudah dipakai berkali-kali di berbagai laptop seri lain. Beratnya pun tergolong bikin encok kalau dibawa jalan-jalan.

Akhirnya, menurut kami laptop ini cocok untuk kamu yang menginginkan laptop gaming pertamamu. Sayangnya laptop ini sebagaimana pesaing-pesaingnya bukanlah untuk seorang hardcore gamer. Tapi kamu tetap bisa kok memainkan game triple A dengan setting mid dan frame rate rata-rata 30-40 FPS. Menarik!


5. ACER NITRO 5 AN515

ACER NITRO 5 AN515-54-507M

  • CPU: AMD Ryzen 5 4600H
  • GPU: Nvidia GeForce GTX 1650 Ti 4GB
  • Layar: 15,6-inch FHD (1920×1080) 144Hz
  • RAM: 8 GB DDR4
  • Penyimpanan: 512 GB SSD
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: 1x USB-C 3.1 Gen 1, 3x USB-A 3.0, HDMI 2.0, DisplayPort, SD Card, 3.5mm audio, Ethernet RJ-45
  • Dimensi: 390 x 266 x 26,75 mm
  • Berat: 2,7 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Varian dengan spesifikasi diatas bisa kamu dapatkan dengan harga 10-12 juta. Dari segi desain barangkali Acer tidak mau repot-repot, terbukti dari desainnya yang standar, berbalut eksterior plastik berwarna hitam matte, ditambah aksen-aksen crimson red agar terlihat gaming.

Ukurannya besar, audio kurang baik, dan kualitas layar masih dibawah laptop sekelasnya. Akan tetapi Acer sukses menutupi kekurangan tersebut berkat customizable fan control dan banyaknya colokan yang disediakan. Hal ini barangkali menjadi salah satu keunggulan di era dimana kebanyakan laptop irit colokan demi membuat produknya tipis dan ringan.

Layar yang digunakan oleh laptop ini merupakan layar LED IPS 72% NTSC yang menurut kami masih kurang untuk laptop gaming dengan harga kurang dari 11 juta rupiah. Lebih jauh lagi tentu saja untuk layar ini, kualitasnya masih di bawah laptop gaming berharga belasan juta rupiah.

Meski layarnya bukan yang terbaik, untuk laptop dengan harga 10 juta rupiah ini dapur pacu yang dimiliki sudah mentereng loh. Kamu sudah bisa memainkan game kelas AAA dengan kualitas low namun dengan rerata frame rate yang cukup tinggi (30-60 fps). Selengkapnya baca ulasan Acer Nitro 5 (2020) disini.


6. ASUS TUF A15 FX506IH

Asus TUF FX505GT-9300H Intel Core i5 GTX1650

  • CPU: AMD Ryzen 5 4600H (3.0 GHz up to 4.0 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1650 4GB
  • Layar: 15,6-inch FHD (1920×1080) 144Hz IPS-level
  • RAM: 8 GB DDR4 3200MHz (up to 32GB)
  • Penyimpanan: 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: Combo audio, 2x USB-A 3.2 (Gen 1), 1x USB-C 3.2 (Gen 2), 1x USB-A 2.0, RJ45, HDMI
  • Konektivitas: Wi-Fi 5, Bluetooth 5.0
  • Baterai: 48 Wh
  • Dimensi: 359 x 256 x 24,9 mm
  • Berat: 2,3 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Mungkin bukan yang terbaik di segi desain dan build quality. Asus TUF tidak mau repot-repot membuat desain yang tipis-tipis elegan melainkan desain yang cenderung gemuk serta all plastic body. Tentu saja hal ini merupakan salah satu kekurangan yang paling sering dibahas oleh para reviewer laptop.

Laptop ini juga bukan untuk dibawa-bawa karena cenderung bulky, dan bobotnya yang mencapai 2,3 kg bisa bikin pinggang kamu encok kalau dibawa jalan jarak jauh.

Meski demikian dengan berbekal otak intel core i5 generasi 9, laptop ini sukses menutupi kekurangan besarnya tadi. Dengan harga nyaris menyentuh angka 11 juta rupiah, dapur pacu yang dimiliki oleh laptop ini sudah mumpuni kok.

Laptop ini hanya dibekali RAM 8 GB yang bisa kamu upgrade sendiri hingga 32 GB, dan juga sudah dibekali memori SSD 512 GB, salah satu keunggulan dibanding pesaing lainnya.

Beberapa game kelas AAA bahkan bisa kamu mainkan hingga frame rate 50-60 fps an loh. Sebut saja GTA V, Forza Horizon 4, hingga Call of Duty WWII. Sayangnya untuk game-game layaknya PUBG kamu tentu harus mengupgrade RAM di laptop ini.

Baca: Review Asus ROG Zephyrus Duo 15


7. LENOVO IDEAPAD GAMING L340

LENOVO IDEAPAD L340

  • CPU: Intel Core i5 9300H 2.4 GHz (up to 4.1 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1650 4GB
  • Layar: 15,6-inch 220 nits IPS HD (1366 x 768)
  • RAM: 8 GB DDR4
  • Penyimpanan: 512 GB SSD
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: Combo audio, 2x USB-A 3.1 Gen 1, 1x USB-C 3.1, LAN, HDMI
  • Harga Baru: Lihat Harga

Berbalut tampilan yang ganteng, Lenovo sukses membuat laptop gaming dengan kemampuan mumpuni berharga miring. Meski harganya masih di atas Asus TUF, laptop ini tetap cocok dinobatkan sebagai salah satu laptop gaming murah terbaik dari Lenovo.

Menariknya lagi laptop ini dibekali bezel tipis dan kemampuan bukaan engsel hingga 180 derajat yang sebenarnya tidak perlu-perlu amat. Alhasil, laptop gaming 10 jutaan ini sukses mendapatkan kesan premium.

Sayangnya dengan tampilan premium seperti ini, Lenovo belum membekalinya dengan colokan Thunderbolt yang saat ini nyaris seperti keharusan. Tapi menurut kami sih tidak apa-apa, apalagi kalau kamu membeli laptop ini hanya untuk main game.

Touchpad laptop ini juga kurang responsif, tapi lagi-lagi tidak masalah karena kamu tidak akan main game pakai touchpad juga kan?

Kesimpulannya, laptop ini bisa memainkan game kelas wahid dengan frame rate yang cukup tinggi di setting low-mid.

Terkait: Pilihan Laptop Gaming 9 Jutaan


8. DELL INSPIRON G3-3579

Dell Gaming G3 579 Core i5

  • CPU: Intel Core i5 8300H 2.3 GHz (up to 4.0 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1050 Max-Q 4GB GDDR5
  • Layar: 15,6-inch IPS FHD (1920×1080) IPS 60Hz
  • RAM: 4GB DDR4 2666MHz
  • Penyimpanan: 1 TB HDD 5400rpm
  • Port: Combo audio, 2x USB-A 3.1 Gen 1, 1x USB-A 3.1 Gen 2, RJ-45, HDMI 2.0
  • OS: Windows 10 Home
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth 5.0
  • Baterai: 56 Whr
  • Harga Baru: Lihat Harga

Berbekal layar dengan tampilan FHD 1920×1080 IPS, Dell Inspiron G3-3579 ini sukses menawarkan layar yang amat cukup bagi para gamers.

Hal ini menurut kami penting untuk menutupi kekurangan terbesarnya yakni masih pakai HDD yang jauh lebih lambat ketimbang SSD (ada slot SSD kosong), belum ada USB-C, dan layar yang ‘jadul’ dengan bezel tebal dan bahan baku plastik yang digunakan untuk seluruh bodi-nya.

Akan tetapi berkat dapur pacu yang dimilikinya, Dell G3-3579 ini sudah cukup untuk memainkan kebanyakan game kelas atas. Dalam satu tes bahkan kami sukses memainkan game GTA V dengan frame rate yang cukup konsisten, yakni di angka 60 FPS.

Pada akhirnya sih laptop ini cocok bagi kamu gamer harian yang memiliki uang lebih, dan mementingkan tampilan meski dapur pacunya masih kalah dibanding laptop lain di kelasnya.


9. ASUS TUF FX505DT R765B6T

Asus TUF FX505DT R5586T Ryzen 5 3550

  • CPU: AMD Ryzen 7 3750H 2.3 GHz (2M Cache, up to 4.0 GHz)
  • GPU: NVIDIA GeForce GTX 1650 4GB GDDR5
  • Layar: 15,6-inch FHD (1920×1080) 144Hz
  • RAM: 8 GB DDR4 (up to 32 GB)
  • Penyimpanan: 512GB M.2 NVMe PCIe SSD
  • Port: 1x USB-A 2.0, 2x USB-A 3.2 Gen 1, 3.5mm combo audio, HDMI 2.0
  • OS: Windows 10 Home
  • Konektivitas: Wi-Fi 5, Bluetooth 5.0
  • Baterai: 48 Wh
  • Dimensi: 360 x 262 x 26 mm
  • Berat: 2,2 kg
  • Harga Baru: Lihat Harga

Sama seperti saudaranya, ASUS TUF FX505DT R765B6T datang dengan desain yang tidak terlalu menarik. Didominasi warna hitam dengan strip-strip aksen merah marun di sekeliling body yang membuatnya tampak ke-gaming gamingan.

Meski sudah hadir dengan bezel tipis yang membuatnya tampak lebih premium, biar bagaimanapun dengan embel-embel gaming yang dimiliki tentu saja laptop ini mengusung body yang berat dan gemuk.

Tapi tidak perlu kecewa karena laptop ini sudah diberikan sertifikasi MIL-STD-810G yang menunjukkan bahwa laptop ini memiliki kualitas dan durabilitas kelas militer! Tidak tahu apakah ini bermanfaat atau tidak, yang jelas ini keren.

Dari dapur pacu yang dimiliki, entah mengapa laptop ini justru terasa lambat dalam menjalankan beberapa program, dan hasil tes benchmark dari laptop ini tidak terlalu memuaskan.

Akan tetapi laptop ini menurut kami masih cocok digunakan bagi kamu yang merupakan gamer kasual dan ingin memiliki laptop gaming yang relatif murah.

Fakhri Zahir

Dokter lulusan Universitas Indonesia dengan lebih dari 4 tahun pengalaman di dunia content marketing.

guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Tulis komentar.... Bebas!x
()
x