Tips Memperpanjang Usia Baterai Smartphone dan Laptop

Baterai adalah kunci dari gaya hidup di dunia modern. Mereka memungkinkan kita untuk melakukan berbagai macam hal dengan gadget kita, tapi seringkali baterai tidak tahan lama.

Meskipun begitu, kami memiliki beberapa tips sederhana yang dapat menyulap smartphone dan laptop kamu menjadi perangkat irit baterai. Cara-cara ini bisa berguna untuk menghemat baterai, sekaligus membuat baterai lebih awet dalam jangka panjang.

Selamat datang di RuangLaptop, dan berikut adalah 13 cara paling efektif untuk memperpanjang usia baterai!


1. Hindari Powerbank

powerbank

Powerbank memang bisa jadi penyelamat di kala urgent. Tapi ia bisa memperburuk kondisi baterai di jangka panjang.

Kenapa? Setiap baterai smartphone punya spesifikasi masing-masing, seperti berapa arus dan tegangan yang ideal untuk masuk.

Tentu saja charger bawaan sudah memenuhi kriteria ideal, di sisi lain, output power dari powerbank seringkali bisa merusak bukan hanya karena di atas kertas daya dan voltase nya beda, tapi cara ia menghantarkan listrik pun tidak ter-regulasi sebaik adapter charger bawaan.

Bukan berarti powerbank kami larang, tapi hanya gunakan kalau memang benar-benar genting dan tidak bisa colok ke charger biasa.


2. Uninstall aplikasi tidak berguna

Aplikasi-aplikasi tidak berguna seringkali menyebabkan penggunaan daya lebih boros, karena mereka masih suka bekerja di background alias tidak kelihatan.

Hal ini sama baik di Android maupun Laptop, kamu harus cek aplikasi-aplikasi mana saja yang tidak berguna lalu langsung saja uninstall.

Kalau di Android kamu bisa sentuh dan tahan aplikasi yang mau dihapus, lalu pilih Uninstall. Di laptop windows, kamu bisa masuk ke Control Panel > Programs > klik kanan di software yang mau dihapus lalu klik Uninstall.


3. Jangan sampai kosong

Memang baterai hp atau laptop jadul tidak boleh dicolok ke charger terus-terusan, tapi itu jaman dulu. Jaman sekarang jenis baterainya sudah berbeda, dan justru disarankan untuk menjaga kondisi baterai di penuh, bahkan dicas terus pun tidak masalah.

Yang jadi bahaya justru kalau kamu membiarkan baterai hp atau laptop sampai kosong total. Ya kalau sekali tidak akan masalah, tapi kalau berkali-kali, komponen internal baterai justru akan rusak dan baterai kamu akan dipaksa pensiun dini.

Baca juga: Cara merawat laptop dengan baterai tanam


4. Kurangi tingkat kecerahan

Layar adalah pemain besar dalam penggunaan baterai, karena pada dasarnya layar adalah kumpulan banyak sumber cahaya. Mengurangi brightness layar dapat memberi banyak perbedaan pada daya tahan baterai.

Kalau perangkat kamu secara otomatis mengatur brightness sesuai kondisi lingkungan, coba jangan gunakan. Dari pengalaman kami, kondisi layar yang dianggap ideal oleh produsen sebenarnya terlalu terang, terutama kalau kita bekerja didalam ruangan.

Jangan juga gunakan screensaver, lebih baik set komputer kamu ke sleep kalau tidak digunakan.

Lalu kenapa ini bisa memperpanjang usia baterai? Tentu mengurangi brightness bisa irit baterai, tapi ia juga bisa bikin baterai lebih tahan lama di jangka panjang.

Baterai memiliki siklus, alias ada batasam maksimal bisa dicas berapa kali (mungkin ribuan kali), maka dari itu semakin kamu sering perlu charge karena baterainya boros, semakin penuaan dini pula baterai kamu.


5. Gunakan Power Saver

power plan windows

Yang ini bisa diterapkan di windows, dan beberapa jenis smartphone yang sudah mendukung Power Saver.

Di Windows 8.1 (bukan RT 8.1) kamu bisa memilih plan Balanced atau Power Saver untuk mengurangi penggunaan baterai.

Balanced akan mencoba memperkirakan kapan kamu butuh daya tinggi dan kapan tidak, sementara power saver memprioritaskan daya yang irit ketimbang performa.

Dengan setting ini aktif, kamu tidak akan bisa memainkan game-game berat di PC dengan mulus, namun tidak ada masalah kalau yang kamu mainkan hanya game pc ringan. Kamu juga bisa mengutak-atik pengaturan masing masing power plan.


6. Matikan yang tidak dibutuhkan

action center windows 10

Banyak sekali fitur dan sensor yang ada di perangkat smartphone dan laptop kita. Banyak diantaranya tidak perlu nyala terus-terusan, oleh karena itu sebaiknya kamu matikan koneksi yang tidak dibutuhkan. Ini bisa berupa WiFI, GPS, NFC, Sync, hingga Bluetooth, Radio dan lain lain.

Segala sesuatu yang berkomunikasi dengan komponen PC kamu membutuhkan power, dan radio seperti Wi-Fi dan Bluetooth adalah pengguna power yang besar.

Beberapa perusahaan laptop menyediakan fitur untuk mematikan radio, tapi kalau tidak, kamu dapat menggunakan Windows untuk mematikannya melalui software. Di Windows 8, tekan tombol Windows + C, lalu navigasi ke Settings > Change PC Settings > Wireless.


7. Cabut aksesoris

jak2-650-80

Tipsini kemungkinan hanya berlaku di laptop, kecuali kalau hp kamu mendukung flashdrive.

Kalau perangkat USB kamu tidak memiliki sumber listrik sendiri, berarti ia ditenagai oleh laptop kamu. Cabut semua yang tidak kamu butuhkan sekarang, dan ingat bahwa aksesoris yang tidak digunakan bukan berarti ia tidak mengambil daya dari baterai kamu.

Hal ini sangat penting untuk adapter USB Wi-FI jenis lama, karena penggunaan dayanya cukup besar. Model terkini seperti 801.11n dan 802.11ac lebih efisien, namun tetap menggunakan daya kalau sedang dicolok.


8. Offline

Airplane mode

Gadget dan laptop kita datang dengan asumsi bahwa kita akan selalu memiliki koneksi internet, dan itu berarti semua proses dan program di background akan menggunakan internet, seperti update software, cek versi baru, plugin media sosial, dan lain lain.

Menggunakan mode offline atau Airplane Mode menghentikan semua proses itu. Perlu diingat juga untuk selalu memiliki anti-malware dan antivirus pc yang berkualitas.


9. Kurangi penggunaan

battery10-650-80

Lebih banyak perangkat digunakan, lebih banyak power yang dibutuhkan, dan tentu saja sebaliknya.

Jangan hanya menutup program yang tampak, tapi gunakan juga System Configuration Utility milik Windows (search “msconfig”) atau Activity Monitor milik Apple untuk menghentikan service dan program yang memakan banyak memori dan tenaga.

Pastikan juga kamu memiliki RAM yang cukup, karena membaca dan menulis ke RAM jauh lebih efisien dibanding langsung ke harddisk.


10. Gunakan SSD

battery11-650-80

Menukar harddisk dengan SSD dapat menghemat banyak daya (meskipun membuang banyak uang!) karena SSD bekerja seperti RAM alias tidak ada gerakan mekanis.

Meskipun banyak merk SSD menyombongkan minimnya penggunaan daya, ada perbedaan besar antara setiap drive. Kamu bisa cek situs Anandtech untuk melihat benchmark penggunaan daya berbagai jenis SSD.


11. Jaga kondisi ruangan

battery12-650-80

Anggap laptop seperti anak: jangan tinggalkan didalam mobil yang terkunci atau terpapar sinar matahari! Panas dan dingin dapat mempengaruhi usia baterai. Lingkungan yang panas bisa mengakibatkan overheat dan merusak baterai, lingkungan terlalu dingin pun akan membuat baterai tidak efektif.

Jangan juga menggunakannya di suhu yang terlalu panas atau dingin, karena bisa berdampak buruk pada daya tahan baterai saat itu. Cara mudahnya adalah, kalau suhu ruangan nyaman untuk kamu, maka akan nyaman juga untuk baterai.


12. Kalibrasi ulang

battery4-650-80

Jangan asumsikan baterai yang indikatornya kurang tepat itu baterai rusak, bisa jadi cuma perlu kalibrasi ulang.

Baterai yang kalibrasinya kurang tepat dapat menampilkan informasi yang salah mengenai kondisi baterai, dan bisa jadi mematikan komputer kamu tanpa peringatan.

Banyak produsen menyediakan perlengkapan/program untuk kalibrasi ulang, tapi kalau tidak ada, lakukan ini: charge sampai penuh, biarkan beberapa saat sampai suhu turun, lalu masuk ke power options dan set Critical Battery Level ke 5% dan Critical Battery Action ke hibernasi.

Gunakan program sampai baterainya habis. Biarkan beberapa jam lalu charge lagi.


13. Ganti browser

safari vs chrome

Browser paling populer, Google Chrome ternyata merupakan pilihan buruk untuk baterai. Browser ini bekerja sangat banyak dibalik layar untuk mengambil semua data-data kamu, alhasil menggunakan daya baterai yang tidak sedikit juga.

Saran kami pakai Firefox, atau yang paling irit tentu saja Opera.

Dimas Bimawan

Digital marketer lulusan Fisika ITB. Mengerjakan SEO untuk beberapa perusahaan teknologi.

guest
7 Komentar
Terpopuler
Terbaru Terlama
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
widharma
widharma
5 tahun yang lalu

Wah, saya kira cuma bisa diaplikasikan di laptop sja. ternyata setelah tak baca, bisa dterapkan pada tablet dan smartphone juga. hehe.

Ijin share ya 🙂

MS
MS
5 tahun yang lalu

Wah terimakasih mas tips-tips nya, ternyata buat membuat baterai awet ngga terlalu perlu hal-hal teknis ya…jadi harus lebih memperhatikan hal-hal simpel lagi nih supaya baterai makin awet.

Muchlis Nopq
5 tahun yang lalu

sama seperti batrai li ion atau lipo nya hp ya, gak boleh sampai kosong sama sekali dan tidak disarankan terus charge kalau sudah full. eh tp semua baterai kayaknya begitu. btw nice share .

jalaluddinalhaq
5 tahun yang lalu

nice info gan, laptop ane baterainya udah koid sih jadi nyalain laptop tanpa baterai wkwkwk

Reza
5 tahun yang lalu

Perihal tentang poin pertama, yaitu “Jangan selalu dicharge”, saya rasa sudah tidak begitu relevan. Yang saya tahu, hal tersebut hanya berlaku di baterai lama, baterai masa kini lebih kuat dan bandel.

Dan tentang poin terakhir, yaitu bawa baterai cadangan. Agak repot nampaknya kalau kita harus mengganti baterai, karena kita harus mematikan laptop terlebih dahulu. Apakah ada sejenis power bank untuk laptop?

Kalau ada, akan lebih praktis karena tidak perlu mematikan laptop serta bisa dicharge secara terpisah.

Omong-omong, lumayan saya dapat tips yang tidak pernah saya dengar sebelumnya, seperti tentang pemilihan browser. Saya tidak tahu kalau ada browser yang sangat hemat dalam menggunakan energi 🙂

7
0
Tulis komentar.... Bebas!x
()
x