Review Aktivasi dan Penggunaan Provider by.U

Internet adalah kebutuhan primer di 2020 ini. Pengguna internet pun sangat beragam jenisnya mulai dari penggemar film yang butuh puluhan gigabyte kuota streaming, pecinta telegram dan whatsapp yang butuh kuota chat, hingga selebgram yang butuh banyak kuota sosmed.

Masalahnya sekarang, banyak keluhan bahwa paket internet yang disediakan provider justru berisi jenis kuota yang jarang dipakai. Contohnya? Kamu beli kuota 20 GB, tapi 20 GB itu tidak bisa digunakan semaunya, melainkan dibagi-bagi lagi misal 5GB untuk LTE, 5GB untuk 3G, 9GB untuk malam hari, dan 1GB untuk siang hari. Susah kan.

Tapi, dimana ada masalah disitu ada jalan. Baru-baru ini kami tertarik mencoba provider internet by.U yang di website resminya mengklaim bisa bebas pilih kuota.

Agak mencurigakan ya? Tapi tetap harus dicoba supaya tahu ini betulan atau tidak.


Registrasi dan Aktivasi

By.U menggunakan sistem BYOP (Build Your Own Plan) dimana kamu akan memilih sendiri jenis paket internet, nominal pulsa, hingga toping kuota per layanan sesuai kebutuhan.

Untuk registrasi kartu by.U, pertama kamu akan memilih paket dasar (kuota & masa aktif), lalu kamu akan memilih nominal pulsa dan tambahan kuota internet per layanan. Tentunya awal mencoba, kami mulai dengan sedikit skeptis. Kami coba instal aplikasinya kemudian memilih paket paling murah yaitu Yang Bikin Aman Jaya (1 Mbps) dari total 8 pilihan paket internet by.U:

  • Yang Bikin YaQueen (34 GB): Masa berlaku 30 Hari, harga 100ribu
  • Yang Bikin Deket (12 GB): Masa berlaku 1 Hari, harga 10ribu
  • Yang Bikin Kumat (10 GB): Masa berlaku 10 Hari, harga 20ribu
  • Yang Bikin Nagih (15 GB): Masa berlaku 30 Hari, harga 50ribu
  • Yang Bikin Makin Aman Jaya (2 Mbps): Masa berlaku 30 Hari, harga 140ribu
  • Yang Bikin Makin Aman Jaya (1.5 Mbps): Masa berlaku 7 Hari, harga 40ribu
  • Yang Bikin Nempel (3 GB): Masa berlaku 14 Hari, harga 15ribu
  • Yang Bikin Aman Jaya (1 Mbps): Masa berlaku 1 Hari, harga 10ribu

Sekilas, pilihan paket diatas memang sama seperti paket kuota internet provider-provider lainnya. Tapi, setelah dicari tahu lebih ternyata semua kuota di by.U ini tidak dibagi-bagi. Dengan kata lain, kalau kamu beli paket Yang Bikin Deket (12GB), maka keseluruhan 12GB nya bisa kamu gunakan tanpa dibagi-bagi per layanan, jaringan, atau lainnya.

Kami agak kecewa dengan hal ini, karena sudah ekpektasi tinggi bisa memilih kuota semaunya dari awal, tapi ternyata masih ‘dipaksa’ memilih paket utama seperti provider-provider lain.

Setelah memilih paket utama, kamu akan diarahkan memilih nominal pulsa. Disini juga by.U memberikan pilihan yang kami rasa cukup unik, namanya Topping. Topping adalah tambahan kuota-kuota yang kamu butuhkan entah itu youtube, instagram, facebook, tiktok dan lainnya.

Setelah itu tinggal login dengan Gmail atau Facebook, pilih Nomor, dan pilih apakah kartu SIM kamu mau diantar atau mau ambil sendiri. Kami tentunya memilih untuk diantar, tapi kamu juga bisa ambil sendiri di mini market atau gerai by.U / GraPARI terdekat. Aktivasi kartu SIM ini juga mudah, sama seperti karti SIM lainnya yang hanya butuh nomor KTP dan KK.


Penggunaan

Saat penggunaan, satu hal yang langsung terasa adalah kualitas jaringan dan kecepatan internetnya yang sangat baik. Tak heran, provider by.U ini menggunakan jaringan LTE dari Telkomsel. Tampilan interface di aplikasi by.U untuk isi ulang kuota, pulsa, dan pengaturan lainnya pun harus diakui sangat mudah digunakan. Dua jempol untuk tim UI dan UX.

Sayangnya, ternyata paket internetnya tidak benar-benar semaunya seperti yang dijanjikan. Kamu tetap harus memilih paket utama terlebih dulu.

Karena paket utama yang kami pilih hanya berlaku satu hari (dengan speed 1Mbps), kami juga mencoba paket dasar lain yaitu Yang Bikin Makin Aman Jaya (1.5Mbps) dengan masa aktif 7 hari. Sesuai deskripsinya, kecepatan internet di paket ini lebih tinggi, dengan masa berlaku lebih lama, dan tentu jaringannya juga dapat diandalkan dengan harga yang menurut kami masuk akal (40ribu untuk satu minggu).

Perlu diingat bahwa kalau kartu by.U kamu tidak digunakan selama 30 hari, maka nomor tersebut secara otomatis akan hangus dan tidak bisa dipakai lagi.

Kekurangan lainnya, kami rasa pengaturan dan transaksi pulsa/kuota yang total menggunakan aplikasi by.U ini bisa jadi hambatan. Kenapa? Ini berarti kamu sepenuhnya tergantung pada smartphone untuk keberlangsungan nomor SIM-mu. Tidak seperti kartu SIM biasa yang bisa isi ulang pulsa/kuota di konter, hingga bisa digunakan di ponsel non-smartphone.

Dimas

Menyajikan konten berkualitas seputar teknologi dan telah melalui tahap pengeditan yang ketat.

guest
1 Comment
Terpopuler
Terbaru Terlama
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
1
0
Ikut berkomentarx
()
x