9 Laptop Desain Grafis Terbaik di 2021

Cari laptop yang optimal untuk desain memang agak susah. Tidak perlu semahal laptop gaming, tapi tidak bisa juga di laptop kantoran biasa.

Kalau budget kamu puluhan juta, ya mudah saja tinggal beli laptop dengan speknya serba tinggi maka pasti ia juga nyaman dipakai untuk desain. Tapi tantangannya disini adalah menemukan keseimbangan antara performa dengan harga,

Beberapa spesifikasi kunci untuk laptop desain antara lain layar harus jernih, akurasi warna bagus, touchscreen kalau bisa pakai Pen, tidak perlu GPU high-end (lihat peringkat GPU), harus pakai SSD, dan yang terkhir RAM perlu relatif besar tapi tidak wajib.

Ya memang agak sudah menemukan yang pas di performa dan juga pas di kantong, oleh karenanya kami sudah buatkan daftar laptop untuk desain grafik terbaik di 2021!


1. APPLE MACBOOK PRO 13

apple-macbook-pro-13-m1

  • Layar: 13.3-inch Retina (2560×1600) 227ppi 500nits
  • CPU: Apple M1 (8-Core)
  • RAM: 8 GB (up to 16 GB)
  • Penyimpanan: 512 GB SSD
  • OS: MacOS Big Sur
  • Port: DisplayPort, Thunderbolt 3 (USB-C 4.0), USB 3.1 Gen 2
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: 720p HD
  • Dimensi: 15,6 x 304,1 x 212,4 mm
  • Berat: 1,4 kg
  • Harga Baru: Lihat harga

Mungkin ini laptop yang paling sering kamu temui di cafe-cafe kota besar, atau perkantoran. Kalau kamu desainer grafik yang butuh MacBook Pro, tapi model 16 inci terlalu besar, maka MacBook Pro 13 adalah pilihan sempurna.

Saat membeli, ada dua pilihan warna yaitu perak dan abu-abu. Tentu abu-abu terlihat lebih mewah dan juga supaya beda dari seri MacBook Air yang semuanya warna perak.

Resolusi layarnya 2560×1600 pixels, dan mendukung 3 jenis resolusi lain yaitu 1680×1050, 1440×900, dan 1024×640.

Ada tiga varian MacBook Pro 13, yaitu dengan CPU Apple M1, Intel i5, dan Intel i7, namun produk yang kami ulas kali ini menggunakan chip Apple M1. Prosesornya 8 core, dengan 4 core performa dan 4 core efisiensi, dan juga dilengkapi neural engine 16-core.

Apa perlu kuatir membeli laptop ini untuk desain? Jawabannya jelas tidak. MacBook Pro 13 sudah teruji di mampu menghandle pekerjaan desainer grafik paling hardcore sekalipun. Kecuali kamu merangkap sebagai video editor yang juga hardcore, barulah pertimbangkan laptop lain.


2. HUAWEI MATEBOOK X PRO

huawei matebook x pro

  • Layar: 13.9-inch (3:2) 3000×2000 LTPS touchscreen
  • CPU: Intel Core i7 10510U
  • RAM: 16 GB LPDDR3
  • Penyimpanan: 1 TB PCIe NVMe SSD
  • Grafik: Nvidia GeForce MX250
  • OS: Windows 10
  • Port: Combo audio, 1x USB-A, 2x USB-C
  • Baterai: 56 Wh
  • Dimensi: 304 x 217 x 14,6 mm
  • Berat: 1,33 kg
  • Harga baru: Lihat harga

Meski sangat tipis, Matebook X Pro masi dilengkapi 2 port USB-C dan 1 port USB-C. Laptop keluaran 2017 ini masih dibandrol di harga sangat mahal, dan cocok untuk desainer yang serius dan tentunya bukan pemula.

Melihat spesifikasi internal, satu hal yang justru terlihat kurang malah kartu grafiknya, Geforce MX250. Perlu diketahui bahwa laptop ini cocok untuk desainer, namun bukan untuk gamer, makanya MX250 menurut kami sangat cukup untuk semua kebutuhan desain, sembari lebih efisien baterai ketimbang kartu grafik khusus gaming.

Kalau kamu cek harganya, ya betul ia masih mahal, tapi kalau kamu bandingkan dengan merk-merk mainstream lain seperti Asus, Acer, sampai Lenovo, harga yang ditawarkan Huawei ini terbilang murah untuk semua fitur yang disajikannya.

Mungkin kekuragan laptop ini adalah ia tidak punya slot SD Card, yang bisa agak ganggu kalau kamu fotografer yang selalu bongkar pasang kartu SD dari DSLR.


3. ASUS ZENBOOK DUO UX482EG

Asus-Zenbook-Pro-Duo-UX482EG

  • Layar: 14.0-inch FHD (1920 x 1080) 400nits touchscreen
  • CPU: Intel Core i7-1165G7
  • RAM: 16GB LPDDR4X
  • Penyimpanan: 1TB M.2 NVMe PCIe SSD
  • Grafik: Intel Iris Xe +NVIDIA GeForce MX450 2GB GDDR6
  • OS: Windows 10
  • Port: 1x USB-A, 2x Thunderbolt 4 (USB-C), Micro SD, HDMI, Audio combo
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: Integrated
  • Dimensi: 19,9 x 323 x 223 mm
  • Berat: 1,5 kg
  • Harga Baru: Lihat harga

Ini adalah salah satu laptop terbaik untuk desain grafis yang sering dianggap remeh, bahkan jarang dilirik. Tenggelam dibawah popularitas Macbook dan Dell, Asus mulai menunjukkan kapabilitasnya sebagai salah satu merk laptop terbesar di dunia dengan Zenbook Pro Duo UX482EG.

Mirip ROG Zephyrus Duo, Zenbook Pro Duo ini juga dilengkapi layar ganda yang memang ditujukan untuk urusan desain. Namun perbedaan utama dengan ROG Zephyrus Duo adalah spesifikasi yang lebih rendah serta ukuran lebih kecil. Tentu saja mengingat laptop ini hanya dibandrol di 26 juta-an, sementara Asus ROG Zephyrus Duo hampir menyentuh 100 juta.

Dari urusan port dan performa jeroan, semua sudah melengkapi kebutuhan para desainer grafik (kecuali kamu editor video). Tampilan laptop ini menipu karena sangat terlihat gamer walau sebenarnya ia ditujukan untuk desainer dan bukan gamer (karena kartu grafik cuma MX450).

Meski beberapa orang sedikit jantungan melihat harganya, tapi kami jamin dengan laptop yang satu ini, kamu mendapat kualitas sebanding dengan uang yang keluar.


4. MSI PRESTIGE 14 A10SC

Review MSI Prestige 14 (2020)

  • Layar: 14-inch FHD (1920×1080), IPS-Level
  • CPU: Intel Core i7-10710U
  • RAM: 8 GB DDR3 (up to 16 GB)
  • Penyimpanan: 512GB NVMe PCIe SSD
  • Grafik: Nvidia GeForce GTX 1650 4GB GDDR5
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: 2x USB-C, 2x USB-A, Micro SD, Audio combo
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: 720p HD
  • Dimensi: 215 mm x 319 mm x 15,9 mm
  • Berat: 1,29 kg
  • Harga Baru: Lihat harga

MSI, brand yang terkenal dengan laptop gaming murah, bertenaga, dan tampak kuno serta tebal kini merilis laptop yang menurut kami sangat cantik. Ya, MSI Prestige 14 bisa dibilang merupakan salah satu laptop tercantik di pasaran sana. Ia punya akurasi warna yang tinggi dan kemampuan komputasi yang tinggi; dua hal paling penting untuk sebuah laptop khusus desainer.

Apakah ini termasuk laptop gaming? Menurut kami tidak. Refresh rate yang hanya 60Hz dan GPU yang nanggung (GTX 1650 Max-Q) membuatnya lebih cocok untuk kebutuhan desain. Lagipula kamu tidak akan malu bawa MSI ini kemana-mana.

Untuk lebih lengkapnya, cek review MSI Prestige 14 (2020) dari ruanglaptop.


5. MICROSOFT SURFACE PRO 7

MICROSOFT-SURFACE-PRO-7

  • Layar: 12.3-inch PixelSense (2736 x 1824) 267 PPI, 10 point multi-touch
  • CPU: Intel Core i5-1035G4
  • RAM: 8GB LPDDR4x
  • Penyimpanan: 256GB SSD
  • Grafik: Intel Iris Plus
  • OS: Windows 10 Pro
  • Port: 1x USB-C, 1x USB-A, Audio combo, Surface Connect, Surface Type Cover, MicroSDXC
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: 5MP depan, 8MP belakang
  • Dimensi: 292 x 201 x 8,5 mm
  • Berat: 775 gram
  • Harga Baru: Lihat harga

Microsoft Surface Pro 7 adalah laptop hybrid yang luar biasa, bahkan di opsi terendahnya sekalipun.

Bicara soal opsi, Microsoft menyediakan 3 varian prosesor untuk seri Surface Pro 7, yaitu Intel Core i3-1005G1 (dual-core), Intel Core i5-1035G4 (quad-core), Intel Core i7-1065G7 (quad core). Untk varian i3 kartu grafiknya Intel UHD, sementara untuk varian i5 dan i7 kartu grafiknya Intel Iris Plus.

Laptop ini multifungsi, bisa digunakan untuk editing sambil traveling, atau bisa juga sebagai sketchbook. Lepaskan saja layarnya dan gunakan sebagai tablet. Sayangnya, surface pen tidak termasuk kedalam paket pembelian sehingga kamu harus beli terpisah.

Dengan kata lain, notebook ini merupakan notebook yang cocok dimiliki oleh anda yang memang memiliki mobilitas tinggi, serta banyak melakukan pertemuan dengan klien di luar. (Cek rekomendasi laptop tipis dan ringan terbaik)

Masih terlalu mahal? Mungkin Microsoft Surface Go 2 bisa jadi pilihan, tapi tentu dengan spesifikasi lebih rendah.


6. LENOVO THINKPAD P1 PRO

Lenovo ThinkPad P1

  • Layar: 15.6-inch FHD (1920×1080) IPS
  • CPU: Intel Core i7-9750H
  • RAM: 16GB DDR4
  • Penyimpanan: 512GB SSD M.2 PCIe NVMe
  • Grafik: NVIDIA Quadro P1000 4GB GDDR5
  • OS: Windows 10
  • Port: 2x Thunderbolt 3 (USB-C), 2x USB- A, HDMI, Mini Gigabit Ethernet, Audio combo, Card reader
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: 720p w/ shutter
  • Dimensi: 361,8 x 245,7 x 18,4 mm
  • Berat: 1,7 kg
  • Harga Baru: Lihat harga

Lenovo ThinkPad P1 Pro adalah salah satu laptop windows terkuat yang ada di pasaran. Laptop yang kamu ulas dsiini menggunakan Intel Core i7 generasi ke-9, NVMe SSD 512GB yang sangat ngebut, grafik Nvidia Quadro P1000, dan segala jenis port yang kamu butuhkan mulai dari Thunderbolt, USB-A, HDMI, hingga SD Card Reader.

Laptop ini mengusung tema minimalis, dengan variasi pilihan layar FHD dan 4K. Menurut kami untuk mayoritas desainer grafik, resolusi FHD sudah cukup, tidak perlu hingga 4K. Kalau mempertimbangkan beli, pastikan kamu benar-benar butuh spesifikasi didalamnya, karena harganya pun tidak terlalu murah.

Baca juga:


7. RAZER BLADE 15

razer blade 15

  • Layar: 15.6 inch 240Hz FHD (1920×1080)
  • CPU: Intel Core i7-9750H
  • RAM: 16GB DDR4 (8GB x 2)
  • Penyimpanan: 512 GB SSD
  • Grafik: Nvidia GeForce RTX 2070 Max-Q
  • OS: Windows 10 Home
  • Port: 1x Thunderbolt 3 (USB-C), 2x USB-C 3.2, 1x USB-A 3.2, HDMI, audio combo
  • Konektivitas: WiFi, Bluetooth
  • Harga baru: Lihat harga

Razer sudah terbukti memproduksi laptop-laptop gaming kelas atas, namun mempertahankan desain yang sangat elegan dan ramping.

Seharusnya kamu bisa memilih spesifikasi internal dari Razer Blade 15, namun di Indonesia sangat sedikit pilihannya. Varian yang kami review disini memakai RTX 2070 Max-Q yang menduduki posisi 52 di daftar peringkat GPU, jauh diatas GTX 1070, GTX 1060, apalagi GTX 1660 yang dipakai laptop Razer seri-seri sebelumnya.

Dari CPU, meskipun masih 9th gen, namun kami rasa masih sangat cukup untuk memenuhi segala kebutuhan desain kamu. Faktanya, Intel 9th gen tidak banyak berbeda dari 10th gen selain harganya yang beda jauh.

Razer Blade 15 ini bisa kamu dapatkan seharga 25 juta-an di e-commerce populer indonesia. Pastikan saja setelah terima barang, ganti thermalpaste-nya karena laptop ini sudah lama diam didalam kardus.


8. HP ZBOOK FIREFLY 14 G7

HP ZBook Firefly 14 G7

  • Layar: 14-inch FHD (1920 x 1080), IPS, anti-glare, 250 nits, 45% NTSC
  • CPU: Intel Core i5-10210U
  • RAM: 8 GB DDR4-2666 SDRAM (onboard)
  • Penyimpanan: 512 GB M.2 PCIe NVMe SSD
  • Grafik: Nvidia Quadro P520 4GB GDDR5
  • OS: Windows 10 Pro
  • Port: Audio combo, 2x USB-A, HDMI, 2x Thunderbolt 3 (USB-C), Smart card reader
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Kamera: 720p
  • Dimensi: 323,3 x 214,3 x 18 mm
  • Berat: 1,4 kg
  • Harga Baru: Lihat harga

Laptop desain yang satu ini punya tampilan sederhana layaknya laptop dibawah 10 juta. Tapi seperti biasa penampilan bisa menipu, laptop satu ini nyaman digunakan para desainer casual berkat spesifikasi internal yang mumpuni (boleh upgrade RAM) dan bobot yang ringan untuk dibawa-bawa.

Kartu grafiknya mungkin terdengar asing. Ya, alih-alih memakai seri GTX, MX, atau RTX, HP Zbook Firefly justru menyematkan Nvidia Quadro P520. Kartu grafik ini berada di posisi 208 untuk peringkat GPU.

Sebagai perbandingan, GTX 1660 Ti ada di peringkat 59, dan MX 450 di peringkat 161. Jadi memang dari kartu grafik cenderung dibawah, tapi toh ini laptop desain bukan untuk gaming.

Bicara soal port, HP Zbook Firefly punya semuanya mulai dari USB-A, USB-C (Thunderbolt), HDMI, hingga card reader. Selain untuk desainer, laptop ini juga cocok untuk mahasiswa karena speknya tidak terlalu mencolok, dan secara umum bisa dipakai untuk segala jenis pekerjaan.

Kalau berminat beli, pastikan kamu dapat garansi resmi 3 tahun dari MSI Indonesia.


9. ACER CONCEPTD 3 EZEL PRO

Acer-ConceptD-3-Ezel-Pro

  • Layar: 14-inch FHD (1920×1080)
  • CPU: Intel Core i7 10750
  • RAM: 16 GB
  • Penyimpanan: 1 TB SSD
  • Grafik: Nvidia Quadro T1000 4GB
  • OS: Windows 10 Pro
  • Port: 2x USB-A, 1x USB-C, HDMI, Mini DisplayPort
  • Konektivitas: Wi-Fi, Bluetooth
  • Harga Baru: Lihat harga

Memang jarang terdengar namanya, tapi Acer ConceptD adalah seri laptop yang khusus dibuat untuk kreator konten dan desainer.

Laptop ini mengusung Delta E<2, PANTONE Validated displat dan 100% sRGB yang tentunya sudah hampir wajib untuk desainer sungguhan.

Dari desain, laptop ini seperti sangat fleksibel karena bisa kamu putar kemana-mana sesuai kenyamanan mendesain. Total ada 6 mode penggunaan ConceptD Ezel Pro ini.

Tentunya sebagai laptop khusus desain, kamu juga diberikan stylus Rechargeable Acer Active Stylus (Wacom AES). Menurut kami stylus ini cocok untuk penggunaan normal, tapi untuk proses desain berjam-jam nonstop ukurannya terlalu kecil dan bisa bikin pegal.

Laptop ini didesain untuk performa, jadi dimensinya pun agak tebal seperti laptop gaming untuk memastikan pembuangan panas lancar. Bicara soal panas, jeroan laptop ini sangat bertenaga dan bisa menghasilkan suhu tinggi, mulai dari Core i7 gen-10 hingga Nvidia Quadro. Cocok untuk aplikasi performa tinggi misal CAD, CAM, dan CAE.

Pada akhirnya, satu-satunya kekurangan terbesar laptop ini hanyalah stylus yang terlalu kecil untuk ukuran tangan kamu yang besar.

Fakhri Zahir

Dokter lulusan Universitas Indonesia dengan lebih dari 4 tahun pengalaman di dunia content marketing.

guest
0 Komentar
Inline Feedbacks
Lihat semua komentar
0
Tulis komentar.... Bebas!x
()
x