Cara Membuka File ISO yang Mudah

Dari sekian banyak jenis penyimpanan file, salah satu yang cukup sering kita temui adalah file dengan ekstensi ISO. Apalagi bagi kamu yang seringkali memindahkan file dalam ukuran yang cukup besar.

Keperluan lain diantaranya tentu saja bagi kamu yang rajin menginstal aplikasi-aplikasi dan berbagai macam program, yang sayangnya kebanyakan merupakan program ataupun aplikasi bajakan.

Akan tetapi terlepas dari untuk apapun itu, masih banyak orang-orang yang tidak paham penggunaan file berakhiran ISO ini. Mulai dari apa itu ekstensi ISO, bagaimana cara membukanya, dan mungkin bagaimana cara menggabungkan banyak file menjadi ISO.

Supaya kamu tidak bingung, kami telah merangkum informasi penting seputar file ISO. Khususnya bagaimana cara membuka file ISO yang mudah, yuk!


Apa itu File ISO?

Apa itu File ISO?

File ISO ataupun yang seringkali disebut dengan ISO image merupakan salah satu jenis file pengarsipan (archive files) yang biasanya berisi dari salinan data identik dari satu media penyimpanan khusus seperti CD atau DVD tentunya.

Pembuatan file ISO secara khusus dilakukan agar seseorang bisa membuat back up data dari suatu DVD ataupun CD ke dalam komputer, tanpa harus mengubah satupun isi dari data tersebut (alias data identik).

ISO sendiri pada awalnya diambil dari istilah sistem penyimpanan media optik yakni ISO 9660. Namun seiring dengan perkembangan zamannya, seluruh data yang disalin dari media penyimpanan fisik seperti CD, DVD, hingga Blu Ray boleh saja dinamakan dengan file ISO.

Selain itu perlu diingat, berbeda dengan file zip ataupun rar yang biasanya merupakan hasil dari kompresi banyak file ke dalam satu folder saja. Format penyimpanan ISO biasanya tidak mengompresi isi dari file-file di dalamnya alias salinan murni sesuai dengan media penyimpanan asal.

Meski manfaatnya begitu besar di seluruh dunia terutama untuk memindahkan berbagai macam file berukuran besar hingga puluhan dan ratusan GB, di Indonesia sendiri penggunaan file ISO seringkali disalahgunakan sebagai ekstensi atau format penyimpanan program atau game bajakan!

Lebih jauh lagi kamu yang menemukan file ISO dan ingin membukanya bisa menggunakan berbagai macam aplikasi mounting. Mengapa mounting? Karena memang pada umumnya untuk membuka file ISO lazim disebut dengan istilah mount ISO image, jangan bingung ya. Tapi bagaimana caranya?


Cara Buka File ISO dengan WinZip

Cara Buka File ISO dengan WinZip

Nah cara pertama yang akan kami bagikan adalah membuka ataupun mounting image dengan menggunakan aplikasi sejuta umat dengan trial seumur hidup, yakni aplikasi WinZip. Betul! Kamu bisa membuka file ISO dengan aplikasi yang bertebaran dimana-mana ini!

Untuk bisa membuka file ISO dengan menggunakan aplikasi WinZip kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Pertama-tama tentu saja kamu harus memastikan bahwa kamu sudah memiliki aplikasi WinZip di laptop ataupun PC pribadimu.
  2. Setelah itu kamu bisa menyalin (copy) file ISO mu ke folder manapun yang kamu suka, agar lebih mudah simpan saja di folder default seperti folder Downloads atuapun folder My Documents.
  3. Setelah itu bukalah program WinZip yang kamu punya. Pilihlah pilihan File lalu buka pilihan Open. Setelah itu carilah file ISO yang kamu maksud dan telah kamu simpan di dalam folder Downloads atuapun My Documents sebelumnya.
  4. Menggunakan aplikasi WinZip kamu bisa memilih lebih dari satu file berekstensi ISO loh agar lebih mudah.
  5. Setelah itu kamu bisa klik Unzip dan pilihlah folder dimana kamu ingin menyimpan file yang telah diekstraksi tersebut.
  6. Secara otomatis WinZip akan mengekstraksi file tersebut ke folder yang telah kamu pilih sebelumnya. Kamu bisa langsung membuka folder tempat file-file tersebut diekstraksi sebelumnya.

Menariknya selain bisa membuka file ISO, WinZip diketahui juga merupakan salah satu program yang cukup disenangi orang loh karena bisa mencakup berbagai format seperti RAR, 7Z, BZ2, LHA, LZH, CAB, IMG, TAR, GZ, TAZ, TGZ, Zipx, dan masih banyak lagi.

Cek juga: Cara burn CD / DVD di Windows 10


Cara Buka File ISO dengan WinRar

Cara Buka File ISO dengan WinRar

Selain dari WinZip ada satu lagi program yang cukup sering ditemukan di laptop-laptop serta PC manusia-manusia di muka bumi ini: WinRar! Program ini menurut kami cukup istimewa karena memang menawarkan trial seumur hidup, alias tidak masalah walaupun tidak membelinya.

Nah menariknya program yang cukup ‘murah’ ini ternyata bisa juga kamu gunakan untuk membuka file ISO loh. Ini dia langkah-langkahnya:

  1. Sebelum membuka file ISO tentu saja kamu harus memiliki program ini, khususnya WinRar terbaru. Bila belum punya kamu bisa langsung membuka laman situs rarlab.com/download untuk mengunduh WinRar seri terbaru.
  2. Setelah itu kamu bisa copy ataupun memasukkan keping CD atau DVD ataupun media penyimpanan lainnya yang memiliki format ISO tersebut. Kamu juga boleh memindahkan file tersebut ke folder khusus seperti Downloads ataupun My Documents, dengan tujuan agar lebih mudah dicari.
  3. Bila sudah kamu bisa langsung membuka program tersebut dan langsung mencari file ISO yang telah kamu simpan sebelumnya.
  4. Setelah itu kau klik dua kali file berekstensi ISO tersebut. Setelah terbuka dengan menggunakan WinRar kamu bisa langsung pilih pilihan Extract To yang berada di bagian atas untuk memilih folder destinasi.
  5. Setelah itu klik Ok dan secara otomatis file tersebut akan diekstraksi untuk kemudian kamu buka deh.

Selain itu WinRar juga merupakan salah satu progam yang kami rekomendasikan untuk kamu simpan di dalam laptop ataupun PC mu loh. Karena mirip dengan WinZip, program ini juga menawarkan fasilitas ekstraksi file dengan berbagai macam ekstensi!


Cara Buka File ISO dengan Daemon Tools

Cara Buka File ISO dengan Daemon Tools

Selain dari kedua aplikasi di atas, salah satu aplikasi atau program yang cukup sering digunakan orang-orang untuk membuka file ISO adalah Daemon Tools. Kamu yang belum pernah mencobanya bisa mengunduh aplikasi ini ya.

Perlu diingat, Daemon Tools cukup digemari karena bisa membuat semacam CD/DVD ROM  virtual. Sehingga laptop yang kamu gunakan berfikir bahwa file ISO yang ingin kamu buka seolah-olah berada di CD/DVD ROM.

Selain itu untuk menggunakan aplikasi ini menurut kami langkah-langkahnya jauh lebih mudah dibandingkan menggunakan WinZip ataupun WinRar, walaupun seluruhnya memang sangat mudah ya. Berikut ini adalah caranya:

  1. Sebagaimana yang sudah-sudah sebelum bisa menggunakan program ini tentu saja pertama kali kamu harus mengunduh dan menginstall program ini. Kamu bisa langsung mencari Daemon Tools Lite Download di mesin pencarian dan install program tersebut.
  2. Bila sudah kamu cukup mencari file ISO yang sudah kamu unduh ataupun pindahkan sebelumnya ke dalam laptop atau PC mu.
  3. Bila sudah menemukan file ISO yang ingin kamu buka, kamu tinggal klik dua kali dan secara otomatis Daemon Tools akan langsung membuka file ISO tersebut sebagai CD/DVD di dalam CD/DVD ROM Virtual yang telah kamu miliki.
  4. Kamu bisa mengakses seluruh data yang ada di dalam file ISO tersebut tanpa harus mengekstraksinya terlebih dahulu.

Sebagaimana poin nomor 4 yang kami tuliskan di atas, salah satu keunggulan dari penggunaan aplikasi Daemon Tools ini adalah kamu sama sekali tidak perlu melakukan ekstraksi data yang berada di dalam file ISO ini.

Alih-alih kamu bisa langsung mengakses seluruh data ataupun folder yang sudah dirangkum di dalam file ISO ini sebagai satu media penyimpanan virtual. Jelas cara ini menurut kami merupakan salah satu cara yang cukup praktis, dan tentunya lebih aman dibandingkan harus mengekstraksi data ke dalam laptop atau PC sebelumnya.

Bila kamu kesulitan membuka file ISO dengan menggunakan Daemon Tools, atau alasan apapun. Kamu bisa mencoba menggunakan beberapa aplikasi alternatif yang memiliki fungsi serupa dengan Daemon Tools di bawah ini!

Virtual CloneDrive – sama seperti Daemon Tools, program ini mampu membuat media penyimpanan virtal di dalam PC atau laptop yang kamu punya. Program ini sudah mencakup berbagai format seperti ISO, IMG, BIN, serta DVD.

Akan tetapi salah satu keunggulan dari Virtual CloneDrive adalah bisa membuat media penyimpanan virtual hingga maksimal 15 buah. Tapi ingat-ingat ya, jangan terlalu membebani laptopmu, bisa-bisa performanya turun deh.

ISODisk – salah satu aplikasi yang bisa digunakan untuk membuka file ISO secara gratis adalah ISODisk. Sama seperti Virtual CloneDrive aplikasi ini mencakup berbagai ekstensi dan memiliki kapasitas penyimpanan virtual hingga maksimal 20 buah.

WinMount – salah satu aplikasi atau program penyimpanan virtual yang juga cukup sering dipakai adalah WinMount. Aplikasi ini memiliki tampilan serta fungsi yang cukup luas sehingga sering digunakan oleh orang selain dari Daemon Tools.

Beberapa fitur yang dianggap menarik oleh banyak orang adalah WinMount memiliki fungsi kompresi dan dekompresi, bisa membuka format ekstensi jauh lebih banyak dari kebanyakan aplikasi, hingga memiliki fitur konversi file penyimpanan.

Nah jadi, yang manakah yang kamu pilih? Semoga bermanfaat!

5 1 vote
Article Rating

Fakhri Zahir

Fakhri Zahir adalah seorang dokter lulusan Universitas Indonesia yang juga aktif menulis konten di banyak website populer.

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments